fin.co.id - Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Abdul Azis membantah kabar yang menyebut dirinya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) seperti yang ramai diberitakan di sejumlah media dan media sosial.
"Alhamdulillah, hari ini saya ada di samping kakak Ahmad Syahroni dalam kondisi baik dan siap untuk menghadiri Rakernas NasDem," ujarnya kepada wartawan di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, menjelang pembukaan Rakernas NasDem.
Abdul Azis mengaku awalnya tidak mengetahui adanya isu tersebut, dan baru mengetahui sekitar tiga jam setelah pemberitaan ramai, padahal ia sudah berada di Kota Makassar.
"Saya baru dapat kabar terkait dengan masalah OTT. Secara tidak langsung, keluarga, sahabat, banyak yang prihatin, apakah betul itu Bupati Kolaka Timur (Abdul Azis) ini di OTT menghubungi saya," paparnya.
Ia menegaskan, sebagai kader Partai NasDem, dirinya taat pada hukum jika ada proses penyelidikan di KPK yang berkaitan dengannya.
"Tapi, terkait dengan drama atau ada framing ini yang kami secara pribadi dan keluarga tidak menerima. Karena secara psikologi luar biasa terganggu kita," tambahnya.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga kader NasDem, Ahmad Syahroni, turut memberikan tanggapan terhadap pernyataan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak yang menyebut ada kader NasDem terjaring OTT.
"Kami menyampaikan bahwa Bupati Kolaka Timur Abdul Aziz ada di sebelah saya. Dimana kalau OTT itu kejadiannya dalam satu tempat terjadinya tindak pidana," ungkap Syahroni.
Ia menegaskan, pernyataan Johanis Tanak dan pemberitaan yang beredar tidak benar, karena Abdul Azis hadir di Rakernas NasDem I yang digelar pada 8-10 Agustus 2025 di Kota Makassar.
"Kita menyayangkan berita yang seolah-olah tertangkap tangan tetapi nyatanya bersangkutan mengikuti rakernas di Makassar. Dalam proses penegakan hukum, sekali lagi kita menghormati proses hukum yang berjalan, tetapi tolong jangan lakukan drama melalui ruang terbuka Medsos," ujarnya menekankan.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyatakan timnya masih berada di Sulawesi Tenggara untuk melakukan penindakan, bahkan sempat membenarkan kabar bahwa Abdul Azis terjaring OTT.
Bupati Kolaka Timur Bantah Ditangkap KPK Dalam OTT
news.fin.co.id - 08/08/2025, 08:00 WIB
Tim Redaksi
Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Abdul Azis. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)