fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto berencana mendatangkan sebanyak 2000 warga Gaza, Palestina yang terdapak perperangan ke Indonesia. 2000 Warga Gaza itu nantinya ditempatkan di Pulau Galang, Kota Batam.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, penempatan 2000 warga Gaza di Paulau Galang itu untuk mendapatkan perawatan medis dan penangangan psikologis.
“2.000 warga Gaza itu nanti tidak langsung datang semua, mungkin bertahap sekitar 500 atau 300 dulu, tergantung program pemerintah pusat,” ujarnya di Batam, Sabtu 8 Agustus 2025.
Nyanyang menjelaskan bahwa fasilitas di Pulau Galang sudah tersedia dan misi tersebut akan memanfaatkan sarana bekas penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI).
“Rumah sakitnya sudah ada, tempat tidur dan tempat tinggalnya juga sudah siap,” katanya.
Ia mengatakan bahwa seluruh sarana dan prasarana juga akan disiapkan oleh pemerintah pusat.
Pemprov Kepri, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan pendampingan medis, baik dari Kota Batam maupun dari tujuh kabupaten/kota lainnya di Kepri.
“Kalau dibutuhkan, kami siap mendukung dengan tenaga medis dan fasilitas yang ada,” katanya.
Ia menambahkan fokus penanganan hanya akan dilakukan di area RSKI dan tidak menyebar di titik lain.
Nyanyang mengatakan bahwa pengobatan ini hanya bersifat sementara, jika sudah membaik, korban akan dipulangkan ke Gaza. Namun, untuk koordinasi selanjutnya, pihaknya masih menunggu arahan.
“Kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat, ini adalah misi kemanusiaan yang kita jalankan demi perdamaian dunia,” tambahnya.
2000 Warga Gaza akan Ditampung di Pulau Galang untuk Diobati
news.fin.co.id - 09/08/2025, 11:00 WIB
Tim Redaksi
Kondisi Gaza saat digempur Israel