Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Harus Beri Dampak Nyata hingga Akar Rumput

news.fin.co.id - 14/08/2025, 16:58 WIB

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Harus Beri Dampak Nyata hingga Akar Rumput

Menkop Budi Arie saat bincang santai bersama Disway National Network (DNN) di Gedung Kementerian Koperasi dan UMKM, Kamis, 14 Agustus 2025. Foto: Disway Group

fin.co.id - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus benar-benar membawa manfaat konkret bagi warga, termasuk masyarakat di lapisan terbawah.

Pernyataan itu ia sampaikan saat sesi bincang santai bersama Disway National Network (DNN) di Gedung Kementerian Koperasi dan UMKM, Kamis, 14 Agustus 2025. Pertemuan tersebut diawali dengan ramah tamah, dihadiri Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dan tim dokumentasi, serta berlangsung dalam suasana akrab diselingi gelak tawa.

Meski santai, pembahasan berfokus pada pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sedang digencarkan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Tugas mulia Kopdes Merah Putih ini adalah bagaimana kesejahteraan masyarakat meningkat, kemiskinan dan keterbatasan SDM bisa kita atasi, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Budi Arie.

Advertisement

Ia juga memberikan apresiasi kepada Disway Group yang telah mengulas program ini sehingga menjadi sorotan publik. "Karena hari ini memang koperasi desa lebih hitz. Kalau saya bilang ini semua nanti akan terkopdes-kopdes pada waktunya," ucapnya.

Menurut Budi, Kopdes Merah Putih adalah instrumen penting untuk membangun kemajuan bangsa. "Jadi program Kopdes Merah Putih adalah instrumen atau alat mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan fondasinya keadilan sosial," jelasnya.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) menjadi salah satu lompatan besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi desa. Per Juli 2025, sebanyak 80.081 koperasi telah memiliki badan hukum, menjangkau ribuan desa dan kelurahan. Dampaknya terlihat nyata: harga kebutuhan pokok lebih terjangkau dan UMKM naik kelas.

Program ini tidak hanya membentuk koperasi baru, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang kokoh dari tingkat akar rumput, memberdayakan masyarakat, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong. Diluncurkan pada 21 Juli 2025 melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, KDMP/KKMP menjadi poros baru perekonomian lokal dengan target ambisius membentuk 80.081 koperasi berbadan hukum hingga Juli 2025.

Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat kolaborasi, diskusi, dan inovasi bagi komunitas lokal, sekaligus motor penggerak rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama. Perannya yang strategis diharapkan mampu menjadi ujung tombak kesejahteraan rakyat, memperkuat ekonomi lokal, dan menjadi salah satu pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

Program ini menjadi bukti bahwa sebuah instruksi presiden mampu menggerakkan ribuan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, mengubah kehidupan jutaan masyarakat, dan membuktikan bahwa gotong royong adalah kekuatan sejati bangsa. Dengan adaptasi teknologi dan inovasi berkelanjutan, Koperasi Merah Putih digadang-gadang menjadi model bisnis masa depan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID