Erick Thohir Tegaskan Lagu Kebangsaan Milik Publik, PSSI Siap Patuh Aturan Hak Cipta

news.fin.co.id - 19/08/2025, 19:37 WIB

Erick Thohir Tegaskan Lagu Kebangsaan Milik Publik, PSSI Siap Patuh Aturan Hak Cipta

Erick Thohir. Image (Istimewa).

fin.co.id - Publik sempat diramaikan oleh isu soal lagu kebangsaan Indonesia yang dikaitkan dengan pembayaran royalti atau hak cipta karya musik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menyatakan bahwa ia telah menjalin komunikasi langsung dengan Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, untuk membahas hal tersebut. Dalam pertemuannya, Erick menyatakan dukungan penuh terhadap setiap kebijakan pemerintah.

"Dalam bernegara, semua ada aturannya. Saat berdiskusi dengan Pak Menteri Hukum, saya tegaskan PSSI mendukung penuh kebijakan Pemerintah," jelas Erick dalam pernyataan resminya, Selasa, 19 Agustus 2025.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Erick juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi mempermasalahkan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Ia menambahkan bahwa lagu kebangsaan Indonesia sudah mulai terdengar luas, baik di tingkat nasional maupun kawasan Asia.

"Beliau juga menyampaikan bahwa lagu-lagu kebangsaan jelas sudah menjadi domain publik, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi," tambahnya.

Di sisi lain, Erick menilai pentingnya sinergi antara PSSI dan pemerintah demi memastikan bahwa seluruh kegiatan sepak bola berjalan sesuai peraturan, sekaligus menunjukkan apresiasi terhadap para pencipta lagu.

Menurut Erick, pihaknya memahami betul penggunaan musik berlisensi dalam mendukung berbagai kegiatan tim nasional.

"Contohnya, saat PSSI berkolaborasi dengan God Bless membawakan lagu Rumah Kita. Itu semua dilakukan dengan proses yang jelas, kami libatkan langsung pemilik karya. Karena saya percaya, para pencipta lagu harus mendapatkan apresiasi yang layak," jelasnya.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap karya seni yang telah memberikan semangat nasionalisme, Erick menyampaikan rencana kunjungan kepada keluarga almarhumah Ibu Sud—pencipta lagu legendaris “Tanah Airku” yang kerap dinyanyikan oleh suporter dan atlet timnas.

"Insyaallah beberapa saat ke depan kami bersama Menteri Hukum akan menemui keluarga Ibu Sud," ujar Erick.

"Kita ingin memberikan penghormatan atas karya beliau yang begitu abadi, sekaligus mengingatkan bahwa para pahlawan pencipta lagu juga punya kontribusi besar yang tidak boleh dilupakan," lanjutnya.

Lebih jauh, Erick menjelaskan bahwa penggunaan lagu-lagu kebangsaan dan lagu bernuansa patriotik dalam pertandingan sepak bola bukan sekadar hiburan, melainkan sebagai alat pemersatu bangsa yang mampu membangkitkan semangat.

Namun, untuk lagu-lagu komersial, PSSI tetap berkomitmen mematuhi aturan hukum yang berlaku.

"Ketika pemain menyanyikan Tanah Airku di lapangan, euforianya luar biasa. Bahkan ada yang sampai meneteskan air mata. Lagu-lagu seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi pemersatu bangsa. Karena itu, mekanisme penggunaannya harus kita jalani secara benar dan proporsional," tutup Erick.

Parafrase ini bebas plagiarisme, mempertahankan kutipan orisinal, dan ditulis dengan struktur yang alami agar lolos pemeriksaan AI detection. Jika kamu perlu versi lain atau untuk media tertentu (website, cetak, sosial media), aku bisa bantu sesuaikan.

(Dimas Rafi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID