Bisik Disway . 01/09/2025, 10:45 WIB
Penulis : Khanif Lutfi | Editor : Khanif Lutfi
Jawa Barat: Bendungan Cibeet dan Cijurey di Kabupaten Bogor, dirancang untuk mendukung pertanian di sekitar Jakarta dan mengatasi masalah kekeringan musiman.
Jawa Tengah: Bendungan Jlantah, dengan kapasitas tampung 10,97 juta m³, siap mengairi 1.494 hektare lahan dan menghasilkan listrik 0,6 MW.
Jawa Timur: Bendungan Bagong, yang akan meningkatkan produktivitas pertanian di Jatim.
Kalimantan Selatan: Bendungan Riam Kiwa, mendukung ketahanan pangan di Kalimantan.
Gorontalo: Bendungan Bulango Ulu, untuk irigasi dan pengendalian banjir di Sulawesi Utara.
Sulawesi Barat: Bendungan Budong-Budong, memperkuat sektor pertanian lokal.
Sulawesi Selatan: Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa.
Sulawesi Tenggara: Bendungan Pelosika.
Nusa Tenggara Barat (NTB): Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, dengan kapasitas 12 juta m³, mengairi 1.559 hektare lahan dan potensi listrik 0,8 MW.
Nusa Tenggara Timur (NTT): Bendungan Mbay dan Manikin, dengan Bendungan Mbay mencapai progres 80,69% dan siap mendukung swasembada air di NTT.
Maluku: Bendungan Way Apu, untuk wilayah timur Indonesia.
Bali: Bendungan Sidan, dengan daya tampung 5,76 juta m³.
Kalimantan Timur: Bendungan Sepaku Semoi, mendukung pertanian di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
Lokasi-lokasi ini dipilih berdasarkan potensi pertanian dan kebutuhan air, memastikan program ini inklusif dan merata.
Investasi Besar untuk Masa Depan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media