Megapolitan . 09/09/2025, 17:00 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
"Padahal, permintaan masyarakat itu utamanya 17 permasalahan, tapi kenapa malah presiden atau pemerintah itu malah mereshuffle lima menteri yang sebenarnya enggak kita pertanyakan, ini juga menjadi tanda tanya buat kami," ujarnya.
Faris juga menyoroti sikap anggota DPR yang enggan menemui massa aksi. Sebagai wakil rakyat, menurutnya, semestinya mereka membuka ruang dialog dengan para demonstran.
"Sebagai pejabat publik itu harus menemui masyarakat, harus menemui mahasiswa, ini kan menjadi sebuah tanda tanya besar kenapa mereka tidak ingin menemui demonstran? Apakah takut atau ada hal lain? Mereka wakil rakyat karena mereka wakil kita, tapi kok malah seperti itu ya," tuturnya.
(Fajar Ilman)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media