Tak Ada TNI Terlibat, 14 Tersangka Rusuh di Jaktim Murni Sipil

news.fin.co.id - 09/09/2025, 16:38 WIB

Tak Ada TNI Terlibat, 14 Tersangka Rusuh di Jaktim Murni Sipil

Kondisi Polres Jakarta Timur setelah menjadi sasaran amukan massa beberapawaktu lalu.

fin.co.id – Polres Jakarta Timur mengamankan puluhan massa aksi yang terlibat dalam demonstrasi menuntut pemotongan anggaran DPR serta menyoroti kasus meninggalnya seorang pengemudi ojek online dua pekan lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 8 September 2025, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan personel TNI dalam insiden penyerangan yang menyasar markas kepolisian.

"Tidak (anggota TNI), ini semua 14 tersangka yang diamankan," ujar Alfian di hadapan wartawan.

Dari 14 tersangka yang telah diamankan, Alfian mengungkapkan bahwa empat di antaranya masih berstatus pelajar SMP dan SMA, sementara sisanya adalah orang dewasa dengan latar belakang pekerjaan yang beragam.

Advertisement

"10 mereka orang dewasa dan pekerjaan macam-macam ya, untuk empat orang, mohon maaf tadi yang saya sampaikan yang masih ada kelas sembilan dan 12," tambahnya.

Dalam kasus ini, dua orang berinisial AR dan RR diketahui sebagai pelaku peracik bom molotov. Keduanya bekerja di sebuah SPBU swasta dan berperan menyiapkan tiga bom molotov yang dirakit di sekitar kawasan Cawang, Jakarta Timur.

"Mereka membantu proses pembuatan tiga bom molotov, di depan SPBU di kawasan Cawang, Jakarta Timur dengan menyiapkan bom molotov tersebut," jelas Alfian.

Awalnya, bom molotov itu dirancang untuk digunakan dalam serangan ke Markas Korps Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Namun, rencana tersebut batal dilakukan dan target dialihkan ke wilayah Jakarta Timur setelah adanya hasutan dari pihak lain.

"Tadinya diarahkan di Kwitang. Namun karena ada hasutan sehingga akhirnya melakukan tindakan di wilayah Jatinegara," tutup Alfian.

(Dimas Rafi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID