Ribuan Buruh Geruduk DPR, Tuntut Cabut Outsourcing dan Naikkan Upah

news.fin.co.id - 22/09/2025, 15:35 WIB

Ribuan Buruh Geruduk DPR, Tuntut Cabut Outsourcing dan Naikkan Upah

Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa besar di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin, 22 September 2025. Foto: Fajar Ilman

fin.co.id - Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa besar di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu memicu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto menuju Slipi, Jakarta Barat. Berdasarkan pantauan sekitar pukul 11.00 WIB, arus massa buruh masih terus berdatangan menggunakan bus.

Para demonstran membawa spanduk berisi tuntutan mereka, serta mengibarkan bendera KSPI dan bendera Merah Putih sebagai simbol perjuangan.

Dalam keterangannya, KSPI menegaskan ada tiga poin utama yang menjadi fokus aksi kali ini.

Advertisement

"Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Partai Buruh dan KSPI Said Iqbal, bersama para pimpinan serikat pekerja nasional," tulis KSPI dalam keterangan resminya.

Adapun tiga tuntutan pokok yang disampaikan buruh, yakni:

Mendesak DPR segera membentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan untuk menegakkan supremasi sipil.

Menghapus sistem kerja outsourcing yang dianggap merugikan pekerja.

Menolak kebijakan upah murah dan menuntut kenaikan upah sebesar 8,5%.

Dalam orasinya, perwakilan buruh juga menekankan penolakan terhadap aturan pemerintah yang mengatur outsourcing.

"Pemerintah harus mencabut PP 35 Tahun 2021 yang mengatur outsourcing. Sistem kerja ini hanya menguntungkan pengusaha dan menyengsarakan buruh," tegas orator.

Selain itu, KSPI menuntut DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan sebagaimana pernah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi.

Hingga siang hari, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan penjagaan ketat aparat keamanan. Massa menyatakan tidak akan membubarkan diri sampai ada respon nyata dari para wakil rakyat di Senayan.

Advertisement

(Fajar Ilman)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID