Pendidikan Tinggi Berbasis Riset Didorong untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

news.fin.co.id - 24/09/2025, 16:30 WIB

Pendidikan Tinggi Berbasis Riset Didorong untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie di Menara Kadin, Jakarta, Rabu, 24 September 2025. Foto: Ayu Novita

fin.co.id - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menegaskan adanya keterkaitan erat antara sektor pendidikan tinggi dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Pernyataan ini disampaikan oleh Stella dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema Usul Kebijakan Penguatan Pendidikan Dasar dan Menengah di Menara Kadin, Jakarta, Rabu, 24 September 2025.

"Yang tadi saya sampaikan adalah kita harus bisa melihat apa sebenarnya data-data yang menunjukkan hubungan langsung antara pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekonomi," kata Stella.

Dalam paparannya, Stella menjelaskan, pendidikan tinggi yang berlandaskan riset akan memunculkan berbagai inovasi yang mampu mendorong ekonomi.

Advertisement

"Bukan hanya sekadar slogan tetapi angka-angka bagaimana universitas seperti Stanford University itu menghasilkan 3 triliun USD dalam satu tahunnya dari dosen-dosen dan alumni-alumninya, itu adalah salah satu perekonomian yang terbesar," tegasnya.

Ia menambahkan pentingnya transformasi model perguruan tinggi dari sekadar institusi pengajaran menjadi universitas riset.

"Jadi yang kita harus bangun adalah pergantian atau pertumbuhan dari yang kita sebut model teaching university ke research university," lanjutnya.

Terkait kesiapan dalam negeri, Stella menyebut bahwa secara fundamental, universitas di Indonesia telah memiliki dasar yang cukup untuk mengarah ke sana.

Selama hampir satu tahun menjabat, Stella mengungkapkan bahwa sudah ada 46 universitas dari 19 provinsi yang memiliki riset unggulan masing-masing. Kementerian pun mulai melakukan pendataan atas riset-riset unggulan tersebut.

"Dari kementerian kita mendatakan sehingga informasi siapa sih di Indonesia yang jago-jago mengenai bidang-bidang apapun," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, menyampaikan dukungan dari pihak industri terhadap upaya ini. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

"Saya rasa ini sangat baik sekali ya, kemitraan juga dengan industri. Jadi peran serta Kadin di sini adalah bagaimana kita bisa memobilisasi lebih banyak peluang usaha industri untuk bekerja sama," pungkasnya.

(Ayu Novita)

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID