Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan, 3 Saksi Kunci Diperiksa Termasuk Dirut Tera Data Indonusa

news.fin.co.id - 30/09/2025, 08:33 WIB

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan, 3 Saksi Kunci Diperiksa Termasuk Dirut Tera Data Indonusa

Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah

fin.co.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin serius mengusut dugaan korupsi dalam program Digitalisasi Pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Senin, 29 September 2025, tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa tiga saksi penting yang diyakini mengetahui detail aliran program tersebut pada periode 2019–2022.

Tiga Saksi Penting Dipanggil

Ketiga saksi yang dimintai keterangan memiliki peran strategis dalam jalannya program Digitalisasi Pendidikan. Mereka adalah GH, Auditor Ahli Madya Inspektorat Investigasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2020 sekaligus anggota Tim Teknis Analisa Kebutuhan Alat Pembelajaran TIK. Selanjutnya MS, Direktur Utama PT Tera Data Indonusa. Saksi terakhir adalah SBT, Inspektur II Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek yang juga tergabung dalam tim teknis analisa kebutuhan TIK tahun 2020.

Terkait Tersangka MUL

Advertisement

Pemeriksaan tiga saksi ini tidak lepas dari penyidikan kasus yang menjerat tersangka berinisial MUL. Dugaan korupsi terjadi dalam pelaksanaan program Digitalisasi Pendidikan yang seharusnya menjadi langkah maju bagi pemerataan akses teknologi pembelajaran di Indonesia. Penyidik mendalami peran para saksi untuk memperkuat bukti serta menelusuri potensi penyimpangan anggaran.

Penegasan Jampidsus Kejagung

Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menegaskan, pemeriksaan dilakukan untuk mempercepat proses hukum dan memastikan kasus ini berjalan transparan. “Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ujar Febrie dalam keterangan resminya, Senin, 29 September 2025.

Publik Menunggu Transparansi

Program Digitalisasi Pendidikan sejatinya digagas untuk mempersempit kesenjangan digital di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Namun, kasus ini justru memunculkan pertanyaan besar publik tentang integritas pelaksanaannya. Dengan langkah Kejagung yang terus memanggil saksi kunci, diharapkan penyidikan bisa mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab penuh atas dugaan korupsi ini.

Arah Penyidikan Selanjutnya

Pemeriksaan GH, MS, dan SBT menjadi bagian penting dari upaya membangun konstruksi kasus. Kejagung menegaskan penyidikan tidak akan berhenti pada saksi yang sudah diperiksa. Publik masih menunggu siapa lagi yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan dalam kasus yang menyangkut kepentingan pendidikan nasional ini. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID