Kondisi Muhammad Husein yang Bergabung di Pelayaran Global Sumud Flotilla Dipastikan Dalam Keadaan Baik

news.fin.co.id - 03/10/2025, 08:00 WIB

Kondisi Muhammad Husein yang Bergabung di Pelayaran Global Sumud Flotilla Dipastikan Dalam Keadaan Baik

Muhammad Husein relawan Gaza asa Indonesia (instagram)

fin.co.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memastikan bahwa Muhammad Husein, Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut serta dalam pelayaran Global Sumud Flotilla, berada dalam kondisi aman.

Saat ini, Husein dikabarkan tengah berlayar menuju Siprus. Kemlu menegaskan bahwa mereka terus memantau dan menjalin komunikasi dengan WNI tersebut.

"Saat ini Saudara Husein sedang dalam pelayaran menuju Cyprus. Berdasarkan komunikasi per tanggal 2 Okt 2025, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik,” kata Direktur Pelindungan WNI, Kemlu, Judha Nugraha dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis 2 Oktober 2025.

Judha menambahkan bahwa untuk menjamin keselamatan Husein, KBRI Roma yang juga memiliki wilayah kerja di Siprus, telah mengambil langkah cepat.

“KBRI Roma yang memiliki wilayah kerja di Cyprus telah menerjunkan petugas di Cyprus untuk memberikan bantuan yang diperlukan,” tambahnya.

Konfirmasi positif juga datang langsung dari Husein. Melalui unggahan di akun Instagram miliknya pada Kamis, ia mengonfirmasi bahwa dirinya baik-baik saja dan sedang berupaya menuju lokasi yang lebih aman.

“Alhamdulillah, saat ini kami yang berada di kapal observer, yaitu Kapal Summertime-Jong dan Kapal Shireen, dalam keadaan baik,” ucapnya.

“Kami terus berusaha menuju lokasi yang lebih aman untuk menyelamatkan dokumen dan bukti-bukti kejahatan Israel selama misi Global Sumud Flotilla berlangsung,” sambungnya.

Aktivis itu mencatat bahwa sejak Rabu malam hingga saat ini, tercatat 22 kapal armada telah dicegat oleh Israel, sementara 18 kapal lainnya dikonfirmasi kehilangan jejak. Tak hanya itu, sistem pelacak Global Sumud Flotilla juga tidak berfungsi dengan baik karena gangguan komunikasi yang dilakukan pihak Israel.

“Sampai sekarang, teman-teman kami yang diculik oleh Israel belum diketahui keberadaannya. Diduga mereka dibawa ke Pelabuhan Ashdod, Israel,” kata dia.

Dirinya juga menyerukan agar masyarakat Indonesia tidak lelah untuk terus berdoa dan bersuara karena perjuangan belum selesai.

“Sampai blokade Gaza ditembus, sampai diamnya dunia terhadap Gaza pecah, dan sampai Palestina benar-benar merdeka,” kata dia.

Adapun sebanyak 223 aktivis internasional yang berada di dalam konvoi bantuan menuju Gaza ditahan oleh pasukan Israel, menurut penyelenggara kegiatan pada Kamis.

Global Sumud Flotilla melalui akun X, menyatakan bahwa 15 kapal telah dipastikan diserang oleh pasukan Israel sejak Rabu malam (1/10), sementara delapan kapal lainnya kemungkinan sedang diserang.​​​​​​​

Flotilla tersebut membagikan nama dan kewarganegaraan 223 aktivis di dalam kapal yang diserang melalui Instagram, dan situasi yang berkembang dari lapangan hingga saat ini.


Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca