Tragedi Mushalla Ambruk Sidoarjo Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Perintahkan Cek Struktur Bangunan Ponpes!

news.fin.co.id - 06/10/2025, 09:00 WIB

Tragedi Mushalla Ambruk Sidoarjo Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Perintahkan Cek Struktur Bangunan Ponpes!

Presiden Prabowo Subianto (Instagram)

fin.co.id - Insiden memilukan ambruknya mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang merenggut korban jiwa, mendapat atensi serius dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo dikabarkan telah mengeluarkan perintah khusus kepada jajaran menterinya untuk segera menindaklanjuti kasus ini.

Perintah itu disampaikan Presiden kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam rapat terbatas di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu malam 5 Oktober 2025.

"Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar beserta jajaran kementeriannya untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya, serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan kembali isi perintah Presiden Prabowo.

Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga menegaskan bahwa insiden ambruknya mushalla di Ponpes Al Khoziny telah menjadi atensi khusus Presiden Prabowo.

"Beliau memonitor terus, makanya Beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait, dan gubernur, wakil gubernur untuk memberikan perhatian," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Pras kemudian menyampaikan Presiden Prabowo juga memerintahkan evaluasi seluruh bangunan pesantren, terutama dari segi keamanan dan keselamatannya.

"Evaluasi ke depan semua pondok pesantren kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan, infrastruktur di pondok (pesantren) masing-masing," sambung Prasetyo Hadi.

Bencana mushalla ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang terjadi Senin 29 September lalu, meninggalkan duka mendalam. Ratusan santri yang tengah shalat berjamaah terjebak di bawah reruntuhan.

Insiden tragis ini terjadi saat mushalla di lantai tiga tersebut sedang menjalani proses renovasi.

Proses evakuasi yang melibatkan lebih dari 400 petugas pencarian dan penyelamatan (SAR) berlangsung sangat sulit. Puing-puing berukuran besar dan kondisi bangunan yang rentan ambruk menjadi tantangan besar bagi tim SAR.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan menyatakan hingga Minggu 5 Oktober 2025, jumlah korban meninggal dunia mencapai 36 orang.

Budi memperkirakan masih ada 27 santri yang terjebak di bawah puing-puing bangunan mushalla.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya mencatat jumlah korban selamat per Sabtu (4/10) bertambah menjadi 104 orang setelah satu santri yang sebelumnya hilang, dilaporkan dalam kondisi selamat. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca