fin.co.id - Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Ma'ruf Amin, menerima penghargaan istimewa pada perayaan hari jadi Kabupaten Tangerang ke-393 yang jatuh pada hari ini, Senin (13/10/2025). Penghargaan ini diberikan atas prestasinya sebagai putra daerah Kabupaten Tangerang yang berhasil menduduki jabatan sebagai Wakil Presiden RI.
Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut. Ia menekankan bahwa bukan hanya dirinya yang berhasil mencapai posisi tinggi di pemerintahan, tetapi juga banyak putra daerah Kabupaten Tangerang lainnya yang berpotensi untuk meraih kesuksesan.
"Harus ada putra daerah Tangerang lainnya yang juga berhasil menjadi pemimpin bukan hanya sebagai wapres bahkan presiden," ujarnya.
Ma'ruf Amin bercerita bahwa dirinya tidak pernah dipersiapkan untuk menjadi wakil presiden oleh orang tuanya, melainkan untuk menjadi seorang kiai.
Namun, takdir berkata lain ketika ia yang saat itu menjabat sebagai salah satu pimpinan tertinggi Nahdatul Ulama (NU) dan ketua umum MUI dicalonkan sebagai wakil presiden karena sulitnya mencari pengganti yang disetujui oleh partai koalisi.
"Mungkin mengalir darah dari leluhur saya, Raden Arya Wangsakara, sebagai pemimpin, pendiri dan pejuang di Kabupaten Tangerang," ucapnya.
Ma'ruf Amin berharap Kabupaten Tangerang dapat terus maju dan sejahtera. Ia menyoroti potensi besar yang dimiliki daerah ini, terutama karena usianya yang sudah sangat panjang dan keberadaan Raden Arya Wangsakara sebagai pendiri sekaligus pahlawan nasional.
"Tidak semua kabupaten memiliki tokoh seperti Arya Wangsakara yang bukan hanya pendiri, tetapi juga pejuang melawan penjajah," imbuhnya.
Selain itu, sambungnya, Kabupaten Tangerang juga berada di wilayah aglomerasi Jakarta Raya, yang akan menjadi kota global dan tentunya akan membawa dampak positif bagi kemajuan Tangerang. Potensi lainnya adalah wilayah laut dari timur ke barat yang memiliki pantai yang dapat dikembangkan.
Sementara, dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), Ma'ruf Amin juga mendirikan Universitas Syekh Nawawi yang diisi oleh banyak mahasiswa dari luar negeri, termasuk dari Thailand dan Afrika. Ia menekankan bahwa SDM adalah potensi paling utama yang harus terus ditingkatkan.
"Pengembangan SDM sangat penting untuk kemajuan daerah," tandasnya.