KKB Pimpinan Aibon Kogoya Kembali Beraksi di Nabire, Satu Warga Tewas dan Empat Luka Tembak

news.fin.co.id - 18/10/2025, 17:27 WIB

KKB Pimpinan Aibon Kogoya Kembali Beraksi di Nabire, Satu Warga Tewas dan Empat Luka Tembak

Aksi penembakan brutal kembali mengguncang wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya.

fin.co.id – Aksi penembakan brutal kembali mengguncang wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya. Insiden berdarah itu terjadi di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Jumat, 17 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan adanya serangan tersebut yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka tembak serta luka lecet.

“Korban diketahui tengah melintas menggunakan mobil jenis Hilux saat tiba-tiba diserang dengan tembakan beruntun dari arah tebing,” kata Faizal kepada wartawan.

Kendaraan korban ditemukan dalam kondisi rusak berat, dengan banyak lubang bekas peluru pada bodi dan kaca mobil.

Identitas para korban adalah sebagai berikut:

1. Masturiyadi (50) – luka tembak di bagian belakang kepala kanan, meninggal dunia.

2. Yance Makai (38) – enam luka robek di lengan kiri, bawah ketiak, dan perut kiri.

3. Aser Kegou (45) – luka tembak di lengan kiri.

4. Martinus Makai (42) – PNS, mengalami luka lecet di wajah akibat serpihan kaca.

5. Ari – warga Kelurahan Wonorejo, luka tembak di lengan kiri dan kanan.

Seluruh korban berhasil dievakuasi ke RSUD Nabire sekitar pukul 11.05 WIT untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bergerak cepat mengevakuasi korban dan kini fokus mengejar kelompok pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” tegas Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, menuturkan bahwa pihaknya telah memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan di wilayah Nabire Barat guna mencegah potensi serangan lanjutan.

“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur yang dianggap rawan. Keamanan masyarakat menjadi prioritas utama Operasi Damai Cartenz,” ujarnya.

Hingga Jumat sore, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan sudah kondusif. Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan penyisiran dan pengumpulan keterangan saksi untuk mengungkap jaringan serta motif di balik aksi keji tersebut.

Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan langkah penegakan hukum yang terukur guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat Papua tetap terjaga.

(Rafi Adhi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID