Pramono Tegaskan Pembongkaran Kios Pasar Barito Sesuai Prosedur

news.fin.co.id - 27/10/2025, 18:23 WIB

Pramono Tegaskan Pembongkaran Kios Pasar Barito Sesuai Prosedur

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Foto: Cahyono

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan pembongkaran kios di Pasar Barito, Jakarta Selatan, telah dilakukan sesuai ketentuan, dan melewati seluruh tahapan administratif. Menurut Pramono, sebelum dilakukan pembongkaran, pemerintah telah memberikan tiga kali surat peringatan (SP1 hingga SP3) kepada para pedagang agar segera mengosongkan lokasi.

“Hari ini pembongkaran dilakukan setelah semua prosedur dijalankan, SP 1, 2, dan 3 sudah diberikan. Kami juga melakukannya dengan cara yang sangat humanis dan penuh pertimbangan,” ujar Pramono di Jakarta Barat, Senin, 27 Oktober 2025.

Penertiban Pasar Barito ini merupakan bagian dari proyek pembangunan Taman Bendera Pusaka, yang akan menggabungkan tiga taman besar di kawasan itu: Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai lokasi usaha baru bagi para pedagang yang terdampak penataan kawasan Pasar Barito. Pramono menegaskan, seluruh fasilitas di lokasi relokasi itu sudah rampung dan siap ditempati.

Advertisement

“Total ada 125 kios di Lenteng Agung, semuanya sudah selesai dan siap digunakan oleh pedagang dari Barito,” kata Pramono.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dibangun di atas lahan yang tertata modern dengan konsep ramah lingkungan dan higienis.

Terdapat 125 kios yang terbagi ke dalam beberapa zona:

Zona A (Kuliner): 22 kios

Zona B (Amfiteater): area pertunjukan dengan 70 kursi

Zona C dan D (Pedagang burung & pakan hewan): 74 kios

Zona E (Parsel & kuliner tambahan): 29 kios

Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan toilet umum, musala, area parkir luas, dan ruang pertunjukan seni budaya.

“Kami ingin agar sentra ini tidak hanya menjadi tempat berdagang, tapi juga ruang rekreasi dan interaksi sosial yang ramah bagi keluarga,” ujar Ratu.

Advertisement

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung terletak di lokasi strategis, berdekatan dengan Stasiun KRL Lenteng Agung serta dilayani oleh berbagai moda transportasi publik, seperti Transjakarta rute 4B (Manggarai–UI), D21 (Lebak Bulus–UI), dan Jaklingko 44 (Andara–Lenteng Agung).

Dengan akses yang mudah dan fasilitas lengkap, kawasan ini diharapkan menjadi pusat ekonomi baru berbasis UMKM, sekaligus meningkatkan kualitas tata ruang kota.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID