fin.co.id - Organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi, Pro Jokowi (Projo), bersiap menggelar Kongres III di Jakarta pada 1–2 November 2025.
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, memastikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Projo, akan hadir langsung dalam acara tersebut.
"Pak Jokowi sudah menyatakan siap hadir dan membuka acara dan juga Presiden Pak Prabowo yang sedang kunjungan ke luar negeri juga sudah terkomunikasi. Mudah-mudahan beliau ada di Indonesia dan akan hadir dalam acara Kongres III Projo dan tentu bersama Pak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," ungkap Budi Arie.
Menurut Budi, kongres kali ini akan menjadi momen penting bagi arah baru organisasi. Salah satu agenda utama adalah, pembentukan kepengurusan baru Projo.
"Soal ketua umum dan lain-lain nanti kita serahkan pada mekanisme organisasi dan juga aspirasi teman-teman yang hadir, atau teman-teman daerah karena merekalah yang menentukan hal-hal yang menyangkut langkah-langkah strategis Projo, termasuk juga Ketua Umum Projo," jelasnya.
Namun ia belum mengonfirmasi, apakah dirinya akan kembali menjabat sebagai ketua umum.
Yang pasti, Budi menegaskan bahwa Jokowi akan tetap menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Projo.
"Kemudian apakah Projo jadi parpol, nanti itu juga kita lihat, dinamikanya nanti kita lihat di kongres. Saya pokoknya terserah kepada teman-teman semua, teman-teman daerah ya, karena sekali lagi, keputusan kongres itu keputusan tertinggi organisasi," ucapnya.
Terkait wacana perubahan status organisasi menjadi partai politik, Budi menyebut hal itu akan dibahas dalam forum kongres.
Kongres III Projo diperkirakan akan menjadi ajang strategis, untuk menentukan langkah politik organisasi pasca pemerintahan Jokowi.
Selain itu, rapat Projo ini juga semakin memperkuat hubungan dengan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo - Gibran.