Pemprov DKI Genjot Integrasi Transportasi Jabodetabek, Akhiri Era Macet Ibukota

news.fin.co.id - 29/10/2025, 21:30 WIB

Pemprov DKI Genjot Integrasi Transportasi Jabodetabek, Akhiri Era Macet Ibukota

Foto ilustrasi bus Transjakarta (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta makin serius membangun sistem transportasi yang benar-benar terintegrasi di kawasan Jabodetabek. 

Kolaborasi lintas daerah ini dianggap krusial buat menuntaskan kemacetan kronis yang selama ini nggak bisa dipecahkan oleh satu wilayah saja.

“Untuk mengatasi persoalan transportasi di Jakarta, tidak bisa sendirian, harus bersama-sama dengan daerah-daerah sekitar. Kami ingin sistem yang benar-benar terintegrasi agar tak menimbulkan kemacetan baru,” ungkap ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur DKI Pramono, hadir juga kepala daerah dari Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Advertisement

Pertemuan itu fokus membahas pengembangan TransJabodetabek, serta rencana penerapan sistem park and ride agar mobilitas warga lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selama ini, sistem transportasi di Jabodetabek memang sering dinilai belum saling mendukung. 

Banyak pekerja dari luar Jakarta masih bergantung pada kendaraan pribadi, karena konektivitas antar moda umum masih terbatas.

“Cara berpikir seperti itulah yang kami lakukan bersama, termasuk pengembangan TOD. Tahun depan kami mulai pelaksanaan di lapangan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Sebagai langkah nyata, Pemprov DKI bersama pemerintah daerah sekitar sudah mengoperasikan enam rute TransJabodetabek. 

Selain itu, pemerintah kini tengah memetakan lokasi park and ride di wilayah perbatasan kota sebagai titik transit utama bagi pengguna kendaraan pribadi yang ingin berpindah ke transportasi umum.

Nggak cuma itu, konsep Transit Oriented Development (TOD) juga akan diperluas ke beberapa titik strategis seperti Blok M, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.

Pengembangannya akan melibatkan MRT Jakarta, supaya integrasi antarmoda makin kuat dan nyaman digunakan masyarakat.

Dengan langkah kolaboratif ini, Pemprov DKI berharap warga Jabodetabek bisa menikmati sistem transportasi publik yang lebih terhubung, efisien, dan mengurangi kemacetan di jalan raya.

Advertisement
Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID