Dugaan Aksi Pelecehan di Mie Gacoan Balaraja Tangerang, Begini Kata Polisi

news.fin.co.id - 30/10/2025, 19:49 WIB

Dugaan Aksi Pelecehan di Mie Gacoan Balaraja Tangerang, Begini Kata Polisi

Polisi mengecek lokasi dugaan aksi pelecehan seksual di restoran Mie Gacoan Balaraja, Kabupaten Tangerang. (rfh)

fin.co.id -  Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan dugaan aksi pelecehan seksual di restoran Mie Gacoan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (28/10/2025) malam. Polresta Tangerang langsung bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada, menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, terduga pelaku datang bersama keluarganya untuk makan malam. Setelah makan, keluarga sempat bermain di area playground dan meninggalkan pelaku sendirian di meja.

Saat keluarga kembali, pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang pengunjung perempuan yang sedang mengantre di kasir.

"Korban kemudian melaporkan kejadian ini kepada karyawan. Dari rekaman CCTV, terlihat adanya indikasi pelecehan. Keluarga pelaku kemudian meminta maaf dan menjelaskan bahwa pelaku adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Korban akhirnya memaafkan pelaku," jelas Indra Waspada, Kamis (30/10/2025) malam.

Advertisement

Meskipun demikian, Polresta Tangerang tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kejadian ini ditangani dengan tepat.

"Kami mendapatkan informasi dari media sosial dan langsung menurunkan tim. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, pelaku memang merupakan ODGJ. Meski demikian, kami tetap melakukan penyelidikan agar kejadian serupa tidak terulang," bebernya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan sikap empati terhadap individu dengan gangguan kejiwaan di lingkungan sekitar.

"Kami memahami keresahan masyarakat, namun di sisi lain kita juga perlu memperlakukan ODGJ dengan pendekatan kemanusiaan. Kepolisian akan berkoordinasi dengan dinas sosial agar pelaku dapat mendapatkan penanganan yang tepat," pungkasnya.

Faris Saputra, Kepala Toko Mie Gacoan Balaraja, membenarkan bahwa keluarga pelaku telah mengakui perbuatan tersebut dan meminta maaf atas kejadian yang sempat membuat heboh restoran.

Keluarga pelaku menjelaskan bahwa yang bersangkutan adalah ODGJ dan tidak dalam kondisi sadar sepenuhnya.

"Korban memahami situasi tersebut dan memilih untuk memaafkan," kata Faris.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID