Layanan Jaklingko Masih Dikeluhkan, Gubernur DKI Pramono Anung Turun Tangan

news.fin.co.id - 30/10/2025, 20:22 WIB

Layanan Jaklingko Masih Dikeluhkan, Gubernur DKI Pramono Anung Turun Tangan

Angkutan Jaklingko (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti masih lemahnya kualitas layanan Jaklingko dan Mikrotrans, yang beroperasi di Ibukota.

Dirinya meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengambil langkah tegas terhadap pengemudi yang tidak profesional, demi meningkatkan standar transportasi publik.

“Saya sering mendapat kritik Jaklingko ngebut, ugal-ugalan, sopirnya judes, sebelahnya saudaranya, istrinya, anaknya. Yang seperti itu tidak profesional. Saya minta kepada Dishub yang seperti itu ditegur,” tegas Pramono dalam rapat koordinasi transportasi Jabodetabek.

Menurutnya, pengembangan Jaklingko dan Mikrotrans di luar Jakarta baru akan dilakukan dalam lima tahun ke depan.

Advertisement

Fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat sistem, memperbaiki pelayanan, serta menegakkan kedisiplinan bagi seluruh pengemudi.

“Mikrotrans atau Jaklingko itu lebih dibutuhkan di luar-luar Jakarta sebenarnya. Tapi itu nanti jangka panjang. Sekarang yang harus dilakukan adalah penyempurnaan,” jelasnya.

Langkah perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI, dalam menjaga kepercayaan publik terhadap transportasi umum Jakarta.

Pemerintah menargetkan agar warga merasa lebih aman, nyaman, dan mudah saat menggunakan moda transportasi terintegrasi.

Sebagai informasi, Jaklingko dan Mikrotrans merupakan moda pengumpan (feeder) yang berfungsi menghubungkan kawasan pemukiman dengan halte utama TransJakarta, MRT, dan LRT.

Ke depan, pemerintah juga tengah menyiapkan sistem integrasi tarif dan pembayaran agar seluruh moda dapat diakses hanya dengan satu kartu transportasi terpadu.

Dengan pembenahan ini, Jakarta diharapkan bisa menjadi contoh kota dengan sistem transportasi publik yang efisien dan ramah pengguna.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID