Cegah Pohon Tumbang, Pemprov DKI Lakukan Pemangkasan Harian Selama Musim Hujan

news.fin.co.id - 31/10/2025, 19:44 WIB

Cegah Pohon Tumbang, Pemprov DKI Lakukan Pemangkasan Harian Selama Musim Hujan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk melakukan pemangkasan pohon setiap hari selama musim penghujan.

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk melakukan pemangkasan pohon setiap hari selama musim penghujan. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya pohon tumbang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.

Dalam lima hari terakhir, tercatat dua korban jiwa akibat tertimpa pohon tumbang di wilayah Jakarta. Peristiwa pertama terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025, ketika seorang pengendara mobil Toyota Lexus meninggal dunia di kawasan Jalan Metro Pondok Indah Raya. Insiden serupa kembali terjadi di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Rabu, 29 Oktober 2025, menewaskan seorang pengemudi minibus.

“Pemprov DKI akan mengambil langkah luar biasa dengan melakukan penopingan pohon setiap hari di seluruh wilayah Jakarta selama musim hujan dan banjir,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 31 Oktober 205.

Menurutnya, kegiatan pemangkasan akan dilaksanakan pada pukul 10.00–14.00 WIB agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Ia juga menyebut bahwa Distamhut telah rutin melakukan pengecekan kesehatan dan pemangkasan pohon setiap hari Rabu. Hingga akhir Oktober 2025, tercatat lebih dari 62 ribu pohon telah dipangkas, dan 5.700 lebih pohon diperiksa kesehatannya.

Advertisement

Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Selain pemangkasan pohon, Pemprov DKI juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Pramono menyampaikan bahwa BMKG memprediksi cuaca ekstrem akan melanda Jakarta selama 25 hari ke depan, dengan potensi curah hujan di atas 150 milimeter.

“Anggaran untuk OMC sudah disiapkan, karena kemungkinan cuaca ekstrem bisa terjadi beberapa kali dalam periode tersebut,” jelasnya.

Hujan deras dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan genangan di 53 RT dan 10 pohon tumbang di sejumlah titik Jakarta. Berdasarkan data BPBD DKI, insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, tujuh kendaraan rusak, serta kerusakan fasilitas umum.

“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG agar BPBD DKI dapat segera melaksanakan OMC jika diperlukan,” pungkas Pramono.

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID