fin.co.id - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak hadir dalam Kongres III Relawan Pro Jokowi (Projo) yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, 1 Oktober 2025. Kepastian tersebut disampaikan ajudan presiden, Kompol Syarif Muhammad, yang menyebut Jokowi diminta beristirahat oleh tim dokter.
“Karena pertimbangan tim dokter yang menganjurkan Bapak untuk beristirahat dan tidak beraktivitas di luar ruangan, beliau belum dapat menghadiri Kongres III Projo,” ujar Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu, 1 November 2025.
Sebagai gantinya, Jokowi mengirimkan pesan video berisi ucapan semangat dan dukungan kepada seluruh peserta kongres.
“Bapak telah mengirimkan video singkat berisi pesan dan semangat bagi seluruh keluarga besar Projo,” tambahnya.
Kongres Projo tahun ini berlangsung selama dua hari dan menjadi momentum penting bagi organisasi relawan yang dikenal sebagai pendukung utama Jokowi sejak Pilpres 2014 itu.
Agenda utama mencakup pemilihan ketua umum baru serta pembahasan arah politik organisasi dalam mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran.
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan posisi Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina tetap dipertahankan.
“Pak Jokowi tetap menjadi Ketua Dewan Pembina karena beliau adalah pemilik Projo sesungguhnya. Kami hanya pelaksana,” kata Budi Arie.
Kongres kali ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang disebut telah menerima undangan resmi.
Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membenarkan hal itu.
“Undangan untuk Pak Prabowo sudah sampai. Soal kehadiran beliau, itu bukan kewenangan saya,” ujarnya, Jumat, 31 Oktober 2025.
Dengan absennya Jokowi, Kongres III Projo diperkirakan akan menjadi ajang konsolidasi relawan dalam menegaskan dukungan politik terhadap pemerintahan baru.
(Candra Pratama)