Nasional . 01/11/2025, 18:32 WIB

Proyek Jet Tempur KF-21 Dilanjut, Ambisi Indonesia dan Korea Taklukkan Langit Asia!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah Indonesia akan terus melanjutkan pembahasan proyek pesawat tempur KF-21 bersama Korea Selatan (Korsel).

Hal itu ditegaskan langsung oleh Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Hwabaek International Convention Center (HICO), Gyeongju, Sabtu (1/11/2025).

“Dalam bidang keamanan, kami telah melanjutkan kerja sama ini. Dan saya pikir kami akan terus membahas tindak lanjut proyek KF-21,” ujar Prabowo dalam siaran pers resmi usai pertemuan tersebut.

Prabowo menambahkan bahwa tim negosiator Indonesia masih terus berupaya menyelesaikan pembahasan aspek teknis dan komersial proyek ini bersama pihak Korea Selatan.

Menurutnya, kesepakatan akhir nantinya akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi, harga, dan skema pembiayaan yang realistis.

“Saya pikir para menteri kami akan terus berdiskusi dengan tim Anda, dan tim teknis kami juga akan melanjutkan hal ini. Karena pembicaraan ini sangat sensitif, kami perlu membahasnya secara rinci, mungkin tidak di depan media,” tegas Prabowo.

Selain membahas isu pertahanan dan proyek KF-21, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan.

Ia menyebut Korea Selatan sebagai salah satu mitra strategis utama Indonesia di kawasan Asia Timur dalam bidang investasi dan industri.

“Hubungan ekonomi kedua negara sangat baik. Saya telah bertemu sekitar 20 sampai 25 pemimpin industri dan bisnis Korea saat mereka berkunjung ke Indonesia. Kami berdiskusi panjang lebar dan sangat terbuka untuk partisipasi Korea dalam perekonomian kami,” kata Prabowo.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo tidak hanya fokus pada aspek militer, tetapi juga berupaya menjaga keseimbangan antara diplomasi pertahanan dan ekonomi.

Sekilas tentang Proyek KF-21 Boramae

Kerja sama pengembangan jet tempur KF-21 Boramae antara Indonesia dan Korea Selatan dimulai sejak 2014, ditandatangani oleh Menteri Pertahanan saat itu Purnomo Yusgiantoro dan Duta Besar Korsel Cho Tai-young.

Dalam perjanjian tersebut, Indonesia berkomitmen untuk menanggung 20 persen dari total biaya pengembangan pesawat tempur generasi 4,5 ini.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com