fin.co.id - Kasus kekerasan terhadap anak kembali mengguncang publik. Kali ini, peristiwa memilukan menimpa seorang siswi SD Negeri 150 Sungai Tenang, Kecamatan Gandus, Palembang. Bocah perempuan itu pulang ke rumah dalam kondisi mengkhawatirkan, matanya merah, lebam, dan terlihat sangat trauma.
Keluarga yang kaget melihat keadaan sang anak langsung membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan adanya pecah pembuluh darah di sekitar mata korban, indikasi kuat bahwa siswi tersebut mengalami kekerasan fisik.
Menurut keterangan keluarga, kondisi korban tidak hanya menimbulkan rasa sakit secara fisik. Trauma yang dialaminya juga tampak jelas. Anak yang biasanya ceria kini lebih pendiam dan ketakutan saat ditanya soal kejadian di sekolah.
Kejadian ini memicu gelombang kemarahan publik. Banyak warganet dan pemerhati anak mengecam keras insiden tersebut. Mereka menilai, sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak untuk belajar, bermain, dan berkembang. Namun kenyataannya, kasus kekerasan masih saja terjadi di lingkungan pendidikan.
Tak sedikit komentar di media sosial yang mendesak agar investigasi dilakukan secara transparan. Publik ingin tahu siapa pelaku dan apa motif di balik kejadian ini. Apakah berasal dari lingkungan sekolah atau pihak luar, semuanya harus terungkap.