Atasi Banjir Jati Padang, Pramono Bangun Waduk Baru

news.fin.co.id - 04/11/2025, 17:17 WIB

Atasi Banjir Jati Padang, Pramono Bangun Waduk Baru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menertibkan sejumlah aset milik Pemprov DKI yang sudah lama terbengkalai dan tidak lagi memberikan manfaat bagi masyarakat.

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana membangun waduk baru di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pembangunan waduk itu sebagai langkah strategis menanggulangi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

Pramono menyebut, pembangunan waduk akan memanfaatkan lahan seluas 7,4 hektare yang tersedia di wilayah itu. Selain waduk, pemerintah provinsi juga akan membangun rumah susun (rusun) di kawasan yang sama dalam jangka menengah panjang.

“Waduk ini segera kita bangun,” ujar Pramono usai meninjau Tanggul Baswedan yang jebol di Jati Padang, Selasa, 4 November 2025.

Ia menegaskan, pembangunan waduk merupakan solusi permanen agar kawasan Jati Padang dan sekitarnya tidak terus menerus terendam setiap musim hujan. Menurutnya, penanganan banjir tidak boleh dilakukan secara parsial atau sementara.

Advertisement

“Kalau waduk tidak segera dibangun, wilayah ini akan terus banjir setiap hujan lebat. Kita tidak ingin penanganannya setengah-setengah,” tegasnya.

Untuk penanganan jangka pendek, Pramono telah memerintahkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) memperbaiki tanggul yang rusak. Tanggul Baswedan sepanjang 40 meter jebol akibat kali penghubung (Phb) tak mampu menampung debit air saat hujan deras melanda pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Akibatnya, sebagian wilayah RW 06 Jati Padang hingga kini masih tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa. Dinas SDA telah melakukan penanganan darurat dengan menutup tanggul yang jebol menggunakan karung pasir.

“Dalam jangka pendek, tanggul yang roboh kita perbaiki, kurang lebih 40 meter,” kata Pramono.

Pemprov DKI berkomitmen melanjutkan langkah mitigasi banjir secara menyeluruh melalui pembangunan waduk dan peningkatan kapasitas drainase di wilayah rawan genangan, termasuk di kawasan Jati Padang dan Pasar Minggu.

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID