Budi Arie Mau Gabung ke Gerindra, Begini Kata Muzani

news.fin.co.id - 04/11/2025, 21:24 WIB

Budi Arie Mau Gabung ke Gerindra, Begini Kata Muzani

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id  - Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menanggapi wacana bergabungnya Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, ke partainya. Ia menegaskan, Gerindra merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun, termasuk Budi Arie.

"Pada prinsipnya Partai Gerindra itu partai terbuka. Partai yang menerima keanggotaan dari mana saja," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Muzani menyebut, secara administrasi Budi Arie memenuhi syarat menjadi anggota partai.

"Yang penting sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Yang kedua, dia WNI. Memenuhi dua syarat itu, saya kira kami bisa menerima siapa saja dari mana saja, apalagi seorang Budi Arie yang kita semua sudah tahu kiprahnya," jelasnya.

Advertisement

Namun, Muzani mengaku belum sempat bertemu langsung dengan Budi Arie untuk membahas lebih lanjut soal niatnya bergabung. "Saya belum ketemu beliau," katanya singkat.

Ia juga menyebut belum melaporkan hal ini kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto. "Belum. Saya belum ketemu presiden sejak ada berita ini," ucapnya.

Sebelumnya, Budi Arie Setiadi menyatakan tengah meminta izin kepada seluruh anggota Projo untuk bergabung ke Partai Gerindra.

"Saya meminta izin kepada seluruh anggota Projo untuk saya bergabung ke Partai Gerindra," ujar Budi Arie usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum Projo periode 2025–2030 dalam Kongres ke-3 Projo, Minggu, 2 November 2025.

Menurut Budi Arie, langkah itu masih dalam proses dan belum final. "Kan saya baru minta izin. Diizinin nggak sama yang bergabung ke Partai Gerindra? Kan kita belum bergabung. Oke? Dan saya baru mau masuk. Baru mau masuk," ujarnya.

Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan langkah pribadi, namun tetap didukung jajaran internal Projo. "Ya menyerahkan sepenuhnya kepada saya untuk mengambil langkah-langkah untuk bergabung dalam Partai Gerindra," ujarnya.

Budi Arie juga menampik anggapan bahwa langkahnya ini membuat Projo menjauh dari Presiden Jokowi.

"Enggak gitu dong. Memang Pak Jokowi meninggalkan Pak Prabowo? Jangan di-framing, jangan diadu domba dong. Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini adalah pemimpin-pemimpin bangsa. Satu presiden ke-7, satu presiden ke-8, gitu loh," tegasnya.

Ia memastikan hasil Kongres ke-3 Projo akan diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo.

Advertisement

"Semuanya nanti akan kami serahkan hasil Kongres 3 ini sebagai bentuk forum tertinggi organisasi, khususnya Projo. Rekomendasinya dan resolusinya akan kita serahkan kepada Pak Presiden Prabowo," tuturnya.

(Fajar Ilman)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID