Nasional . 04/11/2025, 15:04 WIB

IKN Disebut Bakal Jadi Kota Hantu, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Media tersebut juga menyoroti keberadaan gedung-gedung futuristik dan jalan raya besar yang tampak kosong, hanya diisi oleh tukang kebun dan segelintir wisatawan yang datang karena penasaran.

Selain itu, The Guardian menyebut Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum melakukan kunjungan langsung ke IKN, yang kemudian menjadi salah satu poin kritik dalam artikel tersebut.

Meski muncul kritik dari luar negeri, pemerintah Indonesia tetap optimistis bahwa IKN tidak akan berakhir sebagai proyek kosong.

Menurut Purbaya, selama ekonomi nasional terus tumbuh positif, pembangunan IKN akan ikut bergerak dinamis karena menjadi bagian dari peta besar pemerataan ekonomi Indonesia.

“Kalau ekonomi kita bagus, enggak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegasnya.

IKN dirancang bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga pusat pertumbuhan baru yang mengedepankan ekonomi hijau, teknologi, dan tata kota berkelanjutan. Sejumlah investor domestik dan asing juga dikabarkan mulai menunjukkan minat, terutama pada sektor infrastruktur dan energi terbarukan.

Fokus pada Infrastruktur dan Hunian

Hingga November 2025, pembangunan fase pertama IKN yang mencakup kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) masih terus berlanjut.

Pemerintah memfokuskan penyelesaian:

  • Kantor kementerian dan lembaga negara,

  • Hunian ASN dan TNI-Polri,

  • Akses jalan dan jembatan penghubung,

  • Serta fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih.

Selain itu, sejumlah proyek perumahan swasta juga sudah mulai digarap, meski dalam tahap awal.

Menurut data Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), pembangunan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan sosial masyarakat sekitar.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com