fin.co.id - Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam (DMN) yang sempat melarikan diri saat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya menyerahkan diri, dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
"Selain mengamankan 9 orang. DMN juga sudah tiba di gedung merah putih untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa, 4 November 2025.
Budi menjelaskan, total pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut berjumlah 10 orang.
"Sehingga total pihak yang masih dilakukan pemeriksaan hingga saat ini total 10 orang," jelasnya.
Dalam OTT yang dilakukan pada Senin, 3 November 2025, KPK menyita uang tunai lebih dari Rp1 miliar serta sejumlah pecahan mata uang asing, termasuk poundsterling.
Sebagai informasi, operasi tangkap tangan tersebut berlangsung di wilayah Provinsi Riau. Sebanyak 10 orang diamankan, dan 8 di antaranya telah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.35 pagi.
Tiga di antara mereka yakni Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arif Setiawan, serta Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda.
Sementara itu, pada pukul 18.56 WIB, Tata Maulana, yang disebut sebagai tangan kanan Gubernur Riau, juga telah tiba di Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
(Ayu Novita)