fin.co.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa penataan Pasar Cisoka adalah investasi strategis untuk menciptakan ketertiban, keselamatan, dan kemajuan ekonomi di wilayah tersebut. Penegasan ini disampaikan di tengah proses relokasi pedagang yang terus berlangsung.
Wabup Intan menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah, melalui Perumda Pasar NKR, telah menyiapkan berbagai kemudahan bagi pedagang yang akan menempati kios di dalam pasar. Langkah ini diambil untuk memastikan transisi yang mulus dan menguntungkan bagi semua pihak.
"Kami memberikan fasilitas gratis sewa los selama tiga bulan pertama, keringanan tarif parkir, serta biaya sewa kios yang lebih terjangkau, hanya sekitar Rp500 ribu per bulan. Ini jauh lebih murah dibandingkan biaya sewa di luar pasar yang bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta," jelasnya, Rabu 5 November 2025.
Intan menambahkan bahwa fasilitas ini seharusnya menghilangkan alasan bagi pedagang untuk menolak relokasi. "Ini semua demi kenyamanan bersama. Kami ingin pasar tertata, jalanan tidak macet, dan masyarakat bisa berbelanja dengan aman dan tertib," tegasnya.
Proses penertiban pedagang, lanjut Intan, akan dilakukan secara humanis dan persuasif. Pemerintah juga menyediakan armada angkut untuk membantu pedagang memindahkan barang dagangan ke lokasi baru.
"Satpol PP akan mendampingi dengan cara yang baik. Tidak ada penggusuran paksa. Barang pedagang akan diangkut menggunakan mobil yang disediakan pemerintah. Semuanya dilakukan secara tertib dan berkeadilan," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Intan juga menginstruksikan kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk berkoordinasi mengatur lalu lintas dan jam operasional kendaraan berat di jalur Cisoka. Sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat mewujudkan lingkungan pasar yang lebih rapi dan aman.
"Melalui sinergi semua unsur pemerintah, masyarakat, dan pedagang Insya Allah wajah Cisoka akan semakin tertata. Aktivitas ekonomi juga akan meningkat, dan masyarakat bisa menikmati hasilnya bersama," pungkas Intan.