fin.co.id - Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan angin puting beliung.
Hal ini disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang meningkat signifikan selama musim penghujan, serta kondisi geografis dan aktivitas manusia yang mengurangi daerah resapan air.
"Menghadapi situasi tersebut, apel siaga merupakan langkah strategis dalam memantapkan kesiapan personel, peralatan, dan sistem koordinasi lintas instansi, agar seluruh elemen siap bergerak cepat bila sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayah kita," ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah usai apel siaga bencana di Tigaraksa, Rabu 5 November 2025.
Dalam apel siaga tersebut, Indra menekankan beberapa hal penting, antara lain meningkatkan kesiapsiagaan melalui deteksi dini, pemantauan cuaca, dan sistem peringatan dini, memastikan personel dan peralatan siap siaga 24 jam, terutama di wilayah rawan bencana, serta mengedukasi masyarakat agar memahami risiko bencana dan tindakan yang harus dilakukan saat keadaan darurat.
"Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kabupaten Tangerang dapat lebih siap dan responsif dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi," tandasnya.