fin.co.id - Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kediri, Jawa Timur. Sekelompok konvoi pesilat diduga menyerang warga yang sedang duduk santai di kawasan Semanding Dermo, tepatnya di utara Pabrik Gula Mrican, pada Sabtu, 08 November 2025. Kejadian ini langsung viral di media sosial dan memicu perbincangan luas di kalangan warganet.
Awalnya, suasana di sekitar Semanding Dermo terlihat tenang. Beberapa warga tampak bersantai di depan rumah. Namun, ketenangan itu mendadak berubah saat rombongan pesilat datang berkonvoi dan berhenti di lokasi tersebut. Berdasarkan rekaman CCTV yang diunggah warga, para pesilat tiba-tiba masuk ke pekarangan rumah dan melakukan tindakan kasar.
Salah satu warga yang menjadi korban menceritakan bahwa para pelaku sempat mendobrak pintu rumah, menjatuhkan sepeda motor, dan bahkan memukul adiknya tanpa alasan jelas. Aksi brutal ini membuat warga sekitar panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Saat situasi mulai tak terkendali, emak-emak muncul dan langsung menghadang rombongan pesilat tersebut. Keberaniannya membuat suasana sedikit mereda. Dalam video yang beredar, terlihat emak-emak itu berdiri tegak, menantang konvoi agar segera pergi dan tidak membuat keributan di kampung mereka.
Tindakan cepat para ibu ini terbukti efektif. Rombongan pesilat yang awalnya agresif akhirnya mundur dan meninggalkan lokasi. Momen itu pun langsung menuai pujian dari netizen. Banyak yang menyebut emak-emak tersebut sebagai "pahlawan kampung" karena berhasil menghentikan potensi kerusuhan yang lebih besar.
Pasca insiden itu, warga berharap pihak berwenang meningkatkan patroli dan keamanan di wilayah tersebut. Mereka ingin kejadian serupa tidak terulang, apalagi jika melibatkan kelompok besar yang bisa memicu konflik sosial.