HEBOH! Puslabfor Polri Ungkap Bahan Peledak Siswa NF SMAN 72 Berdaya Rendah, Ternyata Diracik Otomatis dari Internet!

news.fin.co.id - 11/11/2025, 18:41 WIB

HEBOH! Puslabfor Polri Ungkap Bahan Peledak Siswa NF SMAN 72 Berdaya Rendah, Ternyata Diracik Otomatis dari Internet!

Barang bukti bahan peledak low explosive yang ditemukan di rumah ABH NF - Rafi Adhi -

fin.co.id – Kasus ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta terus diurai oleh aparat penegak hukum. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri kini mengungkap detail krusial mengenai bahan peledak yang digunakan oleh Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial NF (17). Temuan ini memberikan gambaran jelas tentang kemampuan dan motif pelaku.

Kabid Balmetfor Puslabfor Polri, Kombes Ari Kurniawan Jati, menegaskan bahwa bahan peledak yang ditemukan di lokasi kejadian menimbulkan ledakan berkapasitas rendah. Kesimpulan ini didapatkan setelah tim Puslabfor melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh di tiga lokasi berbeda yang saling berkaitan.

“Setelah TKP steril, tim kami dari Puslabfor melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan di TKP 1 (masjid), TKP 2 (samping bank sampah), maupun di rumah anak ABH, kami menemukan adanya residu bahan peledak dengan kekuatan rendah,” kata Kombes Ari Kurniawan Jati, Selasa, 11 November 2025.

Tim Puslabfor juga menemukan adanya kecocokan jenis dan karakteristik bahan peledak di ketiga lokasi tersebut. Artinya, bahan peledak yang sudah meledak di masjid, yang belum sempat meledak di TKP 2, dan bahan baku yang ditemukan di rumah NF, semuanya berasal dari sumber bahan peledak yang sama. Penemuan ini memperkuat bukti bahwa NF adalah perakit tunggal di balik serangan teror sekolah ini.

Advertisement

Bom Dikendalikan Remote dan Dirakit Mandiri

Selain mengungkap jenisnya, penyelidikan juga membongkar cara NF mengaktifkan bom-bom tersebut. Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, mengonfirmasi bahwa NF meledakkan sebagian bom rakitannya menggunakan remote control.

AKBP Mayndra menyebut bahwa NF merakit sendiri seluruh bom itu. Yang lebih mengkhawatirkan, remaja ini mengakses cara-cara merakit bom secara mandiri melalui internet. Hal ini menunjukkan betapa mudahnya akses terhadap informasi berbahaya bagi anak yang memiliki niat buruk.

“Dirakit sendiri dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,” sebut AKBP Mayndra. Detail teknis tentang pemicuan (trigger) bom menggunakan remote sendiri masih terus dikoordinasikan oleh Densus 88 dengan Gegana dan Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Aktivitas Dark Web Pelaku Terbongkar!

Fakta paling mencengangkan yang ditemukan Densus 88 adalah mengenai pola perilaku daring NF. AKBP Mayndra Eka Wardhana memaparkan bahwa sebelum melakukan aksinya, NF memiliki pola perilaku daring yang sangat mencurigakan.

NF diketahui sering mengunjungi komunitas daring dan forum di situs-situs gelap (dark web) yang menampilkan konten ekstrem dan brutal. Konten yang ia konsumsi adalah video atau foto-foto orang yang meninggal dunia akibat berbagai kejadian tragis.

“Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di forum dan situs-situs gelap yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,” paparnya. Pola konsumsi konten ekstrem di dark web ini diduga kuat mempengaruhi psikologis NF hingga ia nekat merakit dan meledakkan bom di sekolahnya sendiri. Penemuan ini menjadi alarm keras bagi pengawasan aktivitas anak di dunia maya. - Rafi Adhi/Disway

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID