Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengungkapan Kasus Bom di SMA 72 Jakarta Hari Ini

news.fin.co.id - 11/11/2025, 12:27 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengungkapan Kasus Bom di SMA 72 Jakarta Hari Ini

SMAN 72 Jakarta.

fin.co.id - Polda Metro Jaya akan merilis hasil pengungkapan kasus bom yang terjadi di SMA 72 Jakarta pada Selasa (11/11/2025) sore. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memastikan konferensi pers digelar pukul 16.00 WIB dan langsung dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Brigjen Pol Dekananto.

“Jam 16 sore akan dirilis, bro,” ujar Budi Hermanto kepada disway.id, Selasa, 11 November 2025.

NF Diduga Kendalikan Bom dengan Remot

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku yang diketahui sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial NF (17) diduga menjadi otak di balik perakitan dan peledakan bom tersebut. Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa sebagian bahan peledak dikendalikan menggunakan remot.

Advertisement

“Beberapa memang dikendalikan atau dipicu remot, tapi detail teknisnya bisa dikonfirmasi ke Gegana atau Bid Humas Polda Metro Jaya,” ujar Mayndra.

Penyidik menduga NF merakit bom secara mandiri dengan mempelajari tutorial yang diakses melalui internet. Ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah menengah atas itu menjadi perhatian serius aparat keamanan karena melibatkan pelaku di bawah umur.

Jejak Digital NF Terpantau di Forum Gelap

Temuan terbaru mengungkapkan bahwa NF aktif di dunia maya dengan pola perilaku daring yang mencurigakan. Menurut Mayndra, remaja tersebut kerap mengakses forum dan komunitas di situs gelap (dark web) yang berisi konten ekstrem dan kekerasan.

“Yang bersangkutan sering mengunjungi komunitas daring, terutama di forum-forum dan situs-situs gelap yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,” ungkapnya.

Aktivitas daring tersebut kini menjadi fokus analisis tim siber dan Densus 88 untuk menelusuri lebih jauh potensi keterlibatan NF dengan jaringan ekstrem tertentu. Pola konsumsi konten ekstrem di internet kerap menjadi indikator awal radikalisasi digital yang berpotensi berujung pada aksi nyata di dunia nyata.

Polisi Dalami Motif dan Akses Internet NF

Pihak kepolisian kini memeriksa lebih lanjut motif di balik aksi NF, termasuk kemungkinan adanya pengaruh dari kelompok atau individu lain yang memberikan dorongan ideologis. Analisis forensik digital sedang dilakukan terhadap perangkat komunikasi NF, seperti ponsel dan komputer pribadinya.

Investigasi ini juga melibatkan Densus 88 Antiteror serta unit Gegana Brimob untuk memastikan tidak ada bahan peledak aktif lain yang tersisa di sekitar lokasi kejadian maupun di tempat tinggal pelaku.

Advertisement

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan serius tentang pentingnya pengawasan aktivitas daring anak dan remaja. Akses mudah ke internet, terutama ke platform gelap, bisa menjerumuskan generasi muda ke arah yang berbahaya.

Peringatan untuk Masyarakat dan Dunia Pendidikan

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID