Hukum dan Kriminal . 11/11/2025, 14:33 WIB

KPK Cari Biskuit Makanan Tambahan untuk Balita dan Ibu Hamil

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

fin.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mencari biskuit makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil untuk didalami kandungan nutrisinya.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan hal ini berkairan dengam penyelidikan kasus dugaan korupsi mengenai pengadaan makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan periode 2016-2020.

Asep menjelaskan bahwa pihaknya tengah mencari biskuit tersebut untuk melakukan pengecekan kandungan gizi didalamnya yang diduga hanya gula dan tepung.

"Kami sekarang itu juga sedang mau nyari barangnya, barangnya ya itu, nanti barangnya itu yang waktu itu dibuat, karena kita harus cek juga tuh kandungannya," kata Asep dikutip Selasa, 11 November 2025.

Asep menegaskan, ketika nutrisi dikurangi bahkan dihilangkan, biskuit yang dibagikan kepada balita dan ibu hamil tersebut memang memiliki bentuk uang mirip. 

Namun, biskuit yang ditujukan untuk mengurangi stunting itu, tidak akan berpengaruh pada kesehatan karena gizi yang dibutuhkan telah hilang.

"Nah ketika campuran itu dikurangi, ini apalagi mungkin dihilangkan, yang ada tinggal tepung dan gula, walaupun ya tetap mirip, tapi ini tidak akan berpengaruh terhadap apa namanya, kesehatan dari balita, tetap akan stunting, karena kandungan gizinya tidak ada, itu yang sedang kami carikan saat ini, sedang kami carikan sampelnya," katanya.

Dalam hal ini, Asep berharap bahwa KPK dapat menemukan sampel dari biskuit yang telah dikurangi nutrisinya tersebut, dan akan segera diuji.

"Mudah-mudahan ada sampelnya, nanti akan kami uji juga, yang ada memang saat ini adalah kandungan itu secara tertulis, karena setiap mau bikin makanan, bikin adonan, itu ada kandungannya yang tertulis," ucapnya.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan, proses pencarian sample biskuit ini juga membuat perkara ini belum naik pada tahap penyidikan. 

Ia mengungkapkan bahwa pengecekan kandungan biskuit, menjadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan.

"Nah, biskuit itu makanan tambahan, terakhir sudah kita ekspos terkait dengan makanan tambahan itu, masih ada yang perlu kita lengkapi lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, Asep mengungkapkan modus dalam kasus dugaan korupsi ini. Kata Asep, untuk memberikan nutrisi kepada anak dan ibu hamil yang mengalami stunting, Pemerintah membuat program pemberian makanan tambahan.

Asep menyebut, makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita yaitu biskuit bernutrisi yang bisa membantu penanganan stunting

 Namun, KPK menemukan bahwa nutrisi dalam biskuit tersebut dikurangi dan hanya mengandung gula dan tepung.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com