FKPPAI Desak Pemerintah Hentikan Jalur Pendanaan dan Persenjataan OPM

news.fin.co.id - 18/11/2025, 20:54 WIB

FKPPAI Desak Pemerintah Hentikan Jalur Pendanaan dan Persenjataan OPM

Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI), Alam Slamet Barkah.

fin.co.id - Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI), Alam Slamet Barkah menyerukan agar pemerintah mengambil langkah tegas dan sistematis untuk memutus seluruh sumber pendanaan serta suplai senjata kelompok bersenjata di Papua, termasuk KKB/TPNPB-OPM. Menurut FKPPAI, rangkaian aksi kekerasan di Papua sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan dan tidak lagi dapat ditoleransi.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Alam menegaskan bahwa permasalahan hak asasi manusia di Papua tidak bisa dilepaskan dari keberadaan kelompok bersenjata yang masih memiliki dukungan logistik dan jaringan operasional.

"Isu HAM Papua tidak bisa dilepaskan dari eksistensi kelompok bersenjata yang masih memiliki kemampuan operasional dan jejaring pendukung," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 18 November 2025.

Ia menekankan bahwa serangan yang menyasar guru, tenaga kesehatan, hingga warga sipil harus segera dihentikan.

Advertisement

“Negara harus memutus sumber kekuatan OPM dari pendanaan, suplai senjata, peluru, dan jaringan pelatihnya,” ujarnya.

Alam juga menyoroti pentingnya penelusuran aliran dana yang selama ini menopang aktivitas OPM.

“Pertanyaannya sederhana kita, dana mereka dari mana? Kalau jalur ini tidak dibongkar, kekerasan akan terus berulang,” ucapnya.

Menurutnya, kemampuan OPM mengakses senjata api dan amunisi dalam jumlah tidak sedikit menunjukkan adanya jaringan suplai yang rapi dan terstruktur.

“Senjata mereka bukan barang rakitan. Harus ditelusuri apakah berasal dari kebocoran dalam negeri atau masuk dari luar negeri,” tuturnya.

FKPPAI juga mendorong pemerintah mengusut pihak-pihak yang diduga melatih anggota OPM secara militer.

“Polanya menunjukkan ada kemampuan tempur yang terstruktur. Siapa pelatihnya, di mana lokasinya, dan siapa sponsornya harus diungkap,” kata Alam.

Selain memutus jalur pendanaan dan persenjataan, FKPPAI meminta aparat keamanan menindak para pelaku kekerasan secara profesional, akuntabel, dan dengan tetap melindungi masyarakat sipil.

“Pelaku harus ditangkap dan diadili. Tidak boleh ada ruang bagi teror terhadap rakyat Papua,” ujarnya.

Advertisement

Alam menegaskan bahwa persoalan kemanusiaan di Papua adalah isu nasional yang perlu dikawal bersama.

“FKPPAI berdiri untuk kemanusiaan dan persatuan. Rakyat Papua berhak hidup aman tanpa ancaman senjata, mari para aktivis pemuda dan mahasiswa untuk lebih aktif mengawal isu Papua dan memastikan negara hadir sepenuhnya dalam penyelesaian konflik di tanah Papua", pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID