Ekonomi . 20/11/2025, 11:04 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Harga emas Antam kembali bikin heboh pasar. Kamis, 20 November 2025, harga logam mulia ini melesat Rp21.000 per gram dan langsung menyentuh Rp2.364.000 per gram, berdasarkan data resmi dari Logam Mulia. Kenaikan ini terjadi dua hari berturut-turut, sehingga banyak investor mulai memantau pergerakan harga dengan lebih agresif.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tren investor yang makin rajin mencari aset aman (safe haven), lonjakan harga emas kali ini semakin mempertegas posisi logam kuning sebagai pilihan favorit. Banyak trader menganggap momentum ini sebagai sinyal kuat untuk masuk lebih cepat sebelum harga terbang lebih tinggi.
Tak hanya harga jual, nilai buyback (harga ketika investor menjual kembali emas ke Antam) juga ikut melejit. Angkanya kini berada di Rp2.225.000 per gram. Kenaikan ini membuat selisih jual–beli (spread) semakin menarik bagi investor yang bermain di jangka pendek maupun panjang.
Antam menyediakan emas batangan mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram, sehingga investor ritel maupun korporasi bisa leluasa memilih gramasi sesuai kebutuhan.
Namun, pembeli dan penjual wajib memperhatikan skema pajak yang berlaku. Transaksi emas batangan mengikuti ketentuan dalam PMK No. 34/PMK.10/2017, yang mengatur pajak untuk pembelian dan penjualan kembali emas.
Transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 dengan tarif berbeda, bergantung pada status NPWP:
PPh 22 langsung dipotong dari total nilai buyback, sehingga investor perlu menghitung estimasi hasil penjualan sebelum transaksi.
Kebijakan pajak ini membuat banyak investor mulai menata strategi mereka, terutama yang ingin melepas emas dalam jumlah besar. Momentum kenaikan harga seperti hari ini biasanya mendorong volume transaksi buyback meningkat tajam.
Berikut harga emas batangan Antam yang tercatat di situs Logam Mulia, Kamis, 20 November 2025:
Melihat daftar tersebut, investor mulai memperhitungkan peluang akumulasi emas di tengah tren kenaikan berkelanjutan. Apalagi, harga emas global belakangan ini bergerak fluktuatif dan membuka ruang kenaikan baru.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media