Hukum dan Kriminal . 20/11/2025, 17:08 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Modus yang dibongkar tampak mengikuti pola lama: kolusi antara oknum pajak dan wajib pajak demi menurunkan nilai tagihan. Anang menjelaskan:
“Dia ada kompensasi, untuk memperkecil. Kalau ini maksudnya ada kesepakatan dan ada pemberian itu. Suap lah, memperkecil dengan tujuan tertentu.”
Meskipun begitu, penyidik belum mengumumkan nilai kerugian negara serta detail kronologinya. Anang hanya menyebut bahwa sejumlah saksi sudah diperiksa.
“Saksi sudah. Sudah ada diperiksa. Sudah ada beberapa orang diperiksa. Tapi nggak bisa bilang berapa.”
Kasus ini menambah panjang daftar penyidikan kakap yang ditangani Jampidsus selama beberapa tahun terakhir. Unit ini memang terkenal berani mengusut kejahatan korporasi bernilai triliunan rupiah, mulai dari sektor tambang, hutan, hingga perdagangan ekspor-impor.
Menariknya, korupsi pajak menjadi “lahan baru” yang disentuh Jampidsus pada era Febrie Adriansyah. Kini, sorotan publik tertuju pada nama besar yang ikut masuk radar penyidik, termasuk Victor.
Victor Rachmat Hartono lahir di Semarang pada 11 Februari 1972. Ia merupakan putra sulung konglomerat Robert Budi Hartono, salah satu orang terkaya di Indonesia.
Riwayat pendidikannya cukup impresif:
Santa Barbara City College, Teknik (1989–1991)
University of California, San Diego – B.Sc Teknik Mesin (1991–1994)
Kellogg School of Management, Northwestern University – MBA (1996–1998)
Setelah menyelesaikan studinya di Amerika Serikat, Victor kembali ke Indonesia dan langsung bergabung dengan PT Djarum sebagai Management Trainee pada 1994. Kariernya naik cepat hingga dipercaya menjadi Chief Operating Officer (COO) pada 1999.
Dalam posisi itu, ia memimpin ekspansi perusahaan, memperluas portofolio usaha, dan mendorong diversifikasi bisnis ke sektor yang lebih berkelanjutan.
Victor juga memimpin Djarum Foundation sejak 2010. Ia aktif mendorong perkembangan olahraga, terutama bulu tangkis yang sudah menjadi tradisi keluarga. Ia bahkan ikut mempromosikan sepak bola wanita di Indonesia.
Dengan pencegahan ke luar negeri yang sudah berlaku, publik menunggu perkembangan selanjutnya. Kasus mafia pajak ini berpotensi membuka babak baru, mengingat banyak nama besar yang diduga terlibat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media