Nekat! Terduga Maling Tewas Mengenaskan di Kali Sunter Usai Dikejar Warga

news.fin.co.id - 20/11/2025, 13:33 WIB

Nekat! Terduga Maling Tewas Mengenaskan di Kali Sunter Usai Dikejar Warga

Pria diduga maling tewas tenggelam di Kali Sunter setelah kabur dari warga. Foto: ANTARA/Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu.

fin.co.id - Insiden dramatis mengguncang kawasan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, pada Kamis pagi. Seorang pria berinisial DM (46) yang diduga sebagai pelaku pencurian berakhir tewas setelah menceburkan diri ke Kali Sunter saat kabur dari kejaran warga. Kejadian ini berlangsung cepat dan membuat warga sekitar terkejut karena aksi pelarian DM terjadi hanya beberapa menit setelah salah satu saksi memergokinya bergerak mencurigakan di area pemukiman.

Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Fernando, mengonfirmasi bahwa DM ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Kali Sunter. Polisi langsung mengevakuasi jasad tersebut setelah proses pencarian berlangsung di bawah koordinasi petugas gabungan. “Pelaku ini ditemukan tewas tenggelam di Kali Sunter dan jasadnya sudah dievakuasi,” kata Fernando.

Aksi Mencurigakan di Pagi Buta

Awal kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang saksi yang hendak melaksanakan salat subuh melihat seorang pria mondar-mandir di sekitar Jalan Pembangunan, Rawa Badak Utara. Gerak-geriknya membuat saksi curiga karena pria itu tampak memperhatikan sekitar seperti sedang mencari sesuatu atau menunggu momentum tertentu.

Advertisement

Tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, saksi tersebut menghampirinya dan bertanya apa keperluannya berada di lokasi pada jam tersebut. DM menjawab ia hanya ingin mencari colokan untuk mengisi daya baterai ponselnya yang mati. Menurut pengakuannya, ia sekadar ingin meminjam charger agar bisa menghidupkan telepon dan melanjutkan aktivitas.

Saksi kemudian memutuskan mengantar DM ke Pos RT 012 karena di lokasi tersebut tersedia listrik. Namun momen ini justru menjadi titik awal pelarian DM.

Tiba-tiba Kabur, Rekan Pelaku Melarikan Diri

Begitu tiba di pos, DM langsung melihat seseorang yang diduga rekannya menunggu di atas motor. Pertemuan itu tidak berlangsung lama. Tanpa banyak bicara, DM langsung melesat kabur, membuat warga sekitar refleks mengejar. Sementara itu, rekan DM tancap gas dan berhasil melarikan diri.

DM memilih berlari ke arah Kali Sunter, seolah berharap area tersebut bisa menjadi jalan keluar. Keputusan nekat itu justru berakhir fatal. Saat mencapai tepian kali, DM langsung terjun ke dalam air. Warga yang melihat kejadian tersebut berharap DM muncul kembali ke permukaan, namun tubuhnya tidak terlihat lagi. Situasi makin genting karena arus air di pagi hari cukup deras.

Melihat kondisi itu, warga langsung menghubungi petugas kepolisian dan tim penyelamat. “Kami langsung ke lokasi sekitar pukul 07.00 WIB dan meminta bantuan Gulkarmat untuk melakukan pencarian,” ujar AKP Fernando.

Proses Pencarian Melibatkan 15 Petugas

Pencarian lalu berlangsung intens. Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 15 personel ke lokasi. Kasiops Gulkarmat, Gatot Sulaeman, menyebutkan bahwa tim mulai melakukan pencarian pukul 08.32 WIB.

Petugas menyisir area sepanjang aliran Kali Sunter menggunakan perahu dan alat pencari khusus. Kondisi kali yang cukup dalam dan arus yang berubah-ubah membuat proses pencarian berlangsung hati-hati. Warga sekitar juga ikut menyaksikan operasi penyelamatan ini karena kasus tersebut sudah telanjur menyita perhatian publik sejak pagi.

Advertisement

Setelah hampir dua jam pencarian, petugas akhirnya menemukan jasad DM sekitar pukul 10.13 WIB. Tubuhnya berhasil diangkat ke tepi kali sebelum kemudian dibawa petugas untuk proses lanjutan. “Setelah melakukan pencarian, akhirnya jasad korban berhasil ditemukan,” jelas Gatot. (ANT)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID