APBD DKI Jakarta 2025 Catat Surplus Rp14,43 Triliun

news.fin.co.id - 21/11/2025, 17:18 WIB

APBD DKI Jakarta 2025 Catat Surplus Rp14,43 Triliun

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 mencatat surplus sebesar Rp14,43 triliun. Foto: Cahyono

fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 mencatat surplus sebesar Rp14,43 triliun. Pramono menjelaskan, surplus ini didorong oleh realisasi pendapatan daerah yang mencapai Rp62,39 triliun, sementara belanja daerah tercatat Rp47,96 triliun.

"Saat ini tercatat surplus anggaran Rp14,43 triliun," ujar Pramono saat konferensi pers APBD DKI Jakarta, Jumat, 21 November 2025.

Dia juga menyebutkan, surplus anggaran dipengaruhi oleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang masih tersisa senilai Rp18,08 triliun. Realisasi pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp47,96 triliun.

"Pembiayaan daerah tercatat masih naik, dan SiLPA juga naik," tambahnya.

Advertisement

Total APBD DKI dalam APBD Perubahan 2025 tercatat sebesar Rp91,86 triliun. Pramono menyatakan, realisasi APBD hingga 20 November 2025 menunjukkan tren positif.

Pendapatan daerah yang sebelumnya tercatat Rp62,39 triliun pada Oktober meningkat menjadi Rp68,53 triliun pada November 2025.

"Dengan realisasi sebesar 81,15 persen dari target pendapatan Rp84,45 triliun sampai dengan akhir Desember nanti," jelasnya.

Belanja daerah juga mengalami kenaikan dari Rp47,96 triliun menjadi Rp51,98 triliun atau 60,46 persen dari target Rp85,97 triliun. Sementara pembiayaan daerah tercatat Rp3,64 triliun.

Pramono menegaskan, realisasi belanja hingga akhir tahun diprediksi akan terus meningkat.

"Mengingat masih ada sekitar 21.631 paket pengadaan barang dan jasa yang telah dilaksanakan dan proses tender oleh Pokja BPPBJ telah mencapai 95,34 persen," pungkasnya.

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID