fin.co.id - Dalam beberapa pekan terakhir, ibu kota disorot akibat insiden pohon tumbang yang semakin sering terjadi usai hujan.
Bahkan, beberapa peristiwa tak hanya menimbulkan kerugian materi, tapi juga memakan korban jiwa. Salah satunya terjadi di Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Baru-baru ini, warga Cawang, Jakarta Timur, kembali dikejutkan oleh pohon tumbang yang menimpa tiang listrik dan tiga mobil.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi pohon di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan bahwa jumlah pohon di Jakarta mencapai puluhan ribu.
“Jadi kami sudah melakukan sebenarnya perapian pohon itu 62 ribu lebih,” ungkap Pramono Anung.
Untuk menjaga keamanan warga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah merapikan lebih dari 62.000 pohon.
Cuaca Ekstrem Jadi Pemic
Menurut Pramono, salah satu faktor utama insiden pohon tumbang adalah cuaca ekstrem yang melanda ibu kota.
“Tapi memang beberapa akhir-akhir ini cuaca ekstrem. Baik yang di Darmawangsa, maupun kemarin yang mengakibatkan MRT terganggu. Betul-betul karena angin kencang dan kemudian tercerabut sampai dengan akar-akarnya,” jelasnya.
Pramono anung memerintahkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, untuk menindaklanjuti pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
“Maka dengan demikian, saya tetap menginstruksikan kepada jajaran Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk segera merapikan memotong semua. Termasuk di daerah yang memang kita harus dirapikan,” ucapnya.
Dirinya menegaskan, pihaknya tidak ingin kejadian serupa terus berulang dan mengancam keselamatan seluruh warga Jakarta. (*)