"Setiap pelanggaran terhadap tata tertib akan menggugurkan kepersetaan dalam seleksi ini."
Setelah itu, peserta juga diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan kejiwaan di Tirta Medical Center, Bellagio Mall, Mega Kuningan Barat. Pemeriksaan meliputi tes darah, radiologi, fungsi jantung, mata, THT, audiometri, tes HIV, tes narkoba, serta tes kesehatan jiwa (MMPI).
KPK Cari Enam Pengisi Pos Penting
KPK sebelumnya telah mengumumkan pembukaan seleksi terbuka untuk jabatan struktural setingkat eselon II. Posisi yang dibutuhkan mencakup Kepala Biro Hukum, Direktur Penyelidikan, hingga Direktur Penuntutan.
"Di tahun ini, KPK membuka seleksi terbuka untuk enam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau setara dengan eselon II. Ada enam jabatan strategis yang saat ini kosong dan akan diisi melalui seleksi terbuka," ujar Sekjen KPK, Cahya H Harefa di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 16 Oktober 2025.
Seleksi berjenjang ini menjadi langkah KPK untuk memastikan jabatan strategis dapat diisi oleh figur kompeten yang siap memperkuat kerja pemberantasan korupsi di Indonesia.
(Ayu Novita)