Dana BOS Kini Boleh untuk Pembelajaran Mendalam, Kemendikdasmen Pastikan Tak Bebani Guru

news.fin.co.id - 24/11/2025, 16:11 WIB

Dana BOS Kini Boleh untuk Pembelajaran Mendalam, Kemendikdasmen Pastikan Tak Bebani Guru

Direktur Jenderal (Dirjen) Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTK PG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani. Foto: Doddy

fin.co.id - Direktur Jenderal (Dirjen) Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTK PG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani memastikan, program pembelajaran mendalam kini bisa dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kebijakan ini diyakini memberi manfaat besar bagi sekolah karena dapat meningkatkan mutu proses belajar tanpa menambah beban pada guru maupun satuan pendidikan.

Nunuk menjelaskan, Dana BOS merupakan bagian dari anggaran negara yang memang disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah. Oleh sebab itu, BOS diperkenankan dipakai untuk pengembangan kompetensi guru, mulai dari kegiatan implementasi pembelajaran mendalam, pelatihan coding, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam kegiatan belajar.

“Dana BOS dapat dialokasikan untuk program-program prioritas, selama tidak memberikan beban tambahan kepada guru,” ujar Dirjen Nunuk saat acara Ngopi Bareng Media di Jakarta, Senin, 24 November 2025.

Pernyataan ini juga menjadi jawaban atas kekhawatiran sejumlah sekolah mengenai sumber pendanaan pelatihan dan pendampingan guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam.

Advertisement

Pada tahun ini, sekitar 60.000 sekolah di Indonesia mulai mengimplementasikan pendekatan tersebut. Dukungan BOS memberi ruang lebih luas bagi sekolah untuk menyediakan sarana belajar, mengundang fasilitator, serta mengikuti berbagai workshop peningkatan kompetensi guru.

“Perlu diketahui dana BOSP yang dibelanjakan sekolah sudah sampai Rp813,7 miliar untuk pembelajaran mendalam di tahun ini,” kata Nunuk.

Pembelajaran mendalam merupakan metode yang menitikberatkan pada pemahaman konsep secara utuh, bukan sekadar menghafal. Pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.

Dengan adanya mekanisme pendanaan yang lebih jelas dan terarah, Kemendikdasmen berharap penerapan metode ini dapat dilakukan oleh guru secara konsisten dan terukur.

Kebijakan penggunaan Dana BOS untuk pembelajaran mendalam dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat transformasi pendidikan nasional.

"Melalui peningkatan kompetensi guru dan penyediaan proses belajar yang lebih relevan, Kemendikdasmen menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih merata dan berorientasi pada kebutuhan masa depan siswa," pungkasnya

(Doddy Suryawan)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID