fin.co.id - Ketegangan di kawasan Asia Timur kembali meningkat. Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan penguatan kehadiran jet tempurnya di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa, Jepang, di tengah kekhawatiran pecahnya perang akibat memanasnya hubungan Tokyo dan Beijing terkait Taiwan.
Pengumuman ini disampaikan melalui dua rilis pers Angkatan Udara AS pada Jumat, 21 November 2025.
Langkah tersebut bukan hanya simbol dukungan AS terhadap Jepang, tetapi juga sinyal kuat bahwa Washington siap menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik, terutama jika konflik di Selat Taiwan benar-benar pecah.
Pangkalan Udara Kadena memiliki posisi strategis: hanya sekitar 370 mil (595 kilometer) dari Taiwan. Jarak ini menjadikan Kadena sebagai lokasi ideal untuk respons cepat dalam skenario konflik di wilayah tersebut.
Saat ini, pangkalan tersebut sedang berada di masa transisi besar. AS tengah mempersiapkan kedatangan 36 unit F-15EX pada musim semi 2026, yang akan menggantikan 48 unit F-15C/D yang sudah uzur.
Untuk mengisi kekosongan selama masa peralihan, AS mempertahankan rotasi jet tempur berkelanjutan, memastikan kekuatan udara mereka di kawasan tidak melemah.
Langkah Washington ini muncul tak lama setelah pernyataan tegas Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada awal November. Ia menyebut bahwa Jepang siap mengerahkan militernya jika China menyerang Taiwan.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras dari Beijing, yang menuding Tokyo “bermain api” dan memperingatkan Jepang untuk tidak ikut campur dalam urusan Taiwan.
Respons AS dengan memperkuat Kadena menunjukkan bahwa Washington tidak menganggap enteng perubahan geopolitik terbaru ini. Sebaliknya, AS tampak ingin memastikan mereka tetap menjadi kekuatan udara dominan di kawasan Indo-Pasifik.
Penguatan militer AS di Kadena berlangsung melalui dua gelombang kedatangan pesawat tempur, masing-masing memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas kawasan.
1. Gelombang Pertama: Kedatangan F-35A Lightning II
Gelombang pertama berlangsung pada 7 Oktober, saat jet tempur siluman F-35A Lightning II tiba dari Hill Air Force Base, Utah. Mereka kemudian bergabung dengan unit F-35A lain dari Eielson Air Force Base, Alaska.
Menurut keterangan resmi dari 18th Wing, unit tuan rumah yang mengelola operasi udara di Kadena, F-35A hadir dengan keunggulan:
-
kesadaran situasional tak tertandingi,
-
kelincahan luar biasa ,
-
kemampuan multirole yang memungkinkan mereka menjalankan berbagai jenis misi.