fin.co.id - Perjalanan pulang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuju Pacitan pada Senin, 24 November 2025, mendadak berubah jadi momen unik. Bus rombongan berhenti di jalur utama Wonogiri–Pacitan, tepatnya di Desa Guwotirto, Kecamatan Giriwoyo. Begitu melihat panorama jalan berkelok dan perbukitan Gunung Sewu, SBY langsung turun, membuka peralatan lukis, dan mulai berkarya.
Tanpa persiapan khusus, SBY mengeksekusi lukisan lanskap tersebut dalam waktu sekitar 30 menit saja. Prosesnya cepat, spontan, dan penuh energi. Anggota rombongan yang menyaksikan dari dekat sampai terpukau melihat ketepatan sapuan kuas dan detail pemandangan yang tertangkap dalam waktu singkat.
Lukisan itu menampilkan lekukan jalan Wonogiri–Pacitan yang khas, berpadu dengan siluet perbukitan karst yang memanjang. Hasilnya memperlihatkan gaya SBY yang tegas namun tetap lembut, ciri khas karya-karya lanskapnya selama ini.
Aksi melukis spontan memang bukan hal baru bagi SBY yang lama menekuni seni rupa. Bagi SBY, melukis adalah cara mengekspresikan emosi dan menangkap suasana alam yang ia temui. Namun kecepatan kali ini membuat momen tersebut terasa spesial dan langsung jadi bahan perbincangan di rombongan.
Panorama Wonogiri–Pacitan yang menyimpan banyak cerita bagi SBY tampaknya jadi sumber inspirasi kuat. Udara cerah, pemandangan Gunung Sewu, dan suasana perjalanan pulang memantik kreativitasnya seketika.
Momen singkat di pinggir jalan itu membuktikan satu hal, inspirasi bisa datang kapan saja. Dan SBY memilih merayakannya lewat kuas bahkan hanya dalam waktu setengah jam.