Nasional . 27/11/2025, 17:56 WIB

Banjir Bandang di Padang Panjang Terjang Jembatan Kembar, 6 Orang Dievakuasi

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Kepanikan melanda warga Padang Panjang, Sumatera Barat, setelah terjadi banjir bandang atau galodo di sekitar Jembatan Kembar Silaiang-Gerbang Kota Padang Panjang pada Kamis siang, pukul 11.30 WIB. Banjir ini membawa material tanah, kayu, dan lumpur, sehingga menutup total jalan utama yang menghubungkan Padang Panjang dengan Kota Padang via Lembah Anai.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menyatakan enam korban berhasil dievakuasi. Lima korban langsung dirujuk ke RS Yarsi, sedangkan satu korban lainnya mendapatkan perawatan di RSUD Kota Padang Panjang. Semua korban mengalami luka-luka serius, terutama di kaki dan beberapa bagian tubuh lain, sehingga membutuhkan penanganan medis intensif.

“Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan TNI/Polri, BPBD, Tagana, dinas kesehatan, serta tim BPBD Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar,” jelas Kapolres. Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi jalan yang tertimbun material lumpur dan kayu, sehingga memperlambat akses ke lokasi terdampak.

Selain keenam korban yang sudah ditemukan, Kapolres menegaskan bahwa masih ada keluarga korban yang belum berhasil ditemukan. Proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan tim SAR dan masyarakat setempat. Situasi ini membuat aparat menyiapkan rekayasa lalu lintas sementara dan memasang garis polisi di lokasi untuk mengamankan area terdampak.

Banjir bandang ini terjadi akibat luapan sungai yang membawa material dari hulu. Dengan kondisi hujan deras sebelumnya, kombinasi air deras dan material berat membuat jalan utama di Jembatan Kembar tidak bisa dilalui kendaraan. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor pun diminta meningkatkan kewaspadaan.

Fenomena banjir bandang di Padang Panjang bukan kali pertama terjadi. Namun, skala kerusakan kali ini cukup signifikan karena menutup akses vital kota dan mengancam keselamatan warga. BPBD dan aparat keamanan terus memantau situasi, memastikan korban mendapatkan pertolongan, serta meminimalkan risiko korban tambahan.

Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, terutama di wilayah yang berbatasan dengan sungai dan lereng bukit. Kapolres menegaskan untuk tidak mendekat ke lokasi banjir, jangan mencoba menyeberang jalur yang tertimbun material, dan segera melaporkan jika ada warga yang membutuhkan evakuasi.

Selain evakuasi, pihak terkait juga fokus membersihkan material lumpur dan kayu yang menutup jalan. Proses ini diharapkan dapat memulihkan akses transportasi secepat mungkin. Namun, Kapolres menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam di Sumatera Barat, terutama pada musim hujan. Bagi warga Padang Panjang dan sekitarnya, penting untuk selalu mengikuti arahan BPBD dan aparat keamanan agar risiko korban bisa diminimalkan. (ANT)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com