KAI Commuter Blak-blakan Soal Isu Pemecatan Petugas yang Diduga Hilangkan Barang Penumpang

news.fin.co.id - 27/11/2025, 16:23 WIB

KAI Commuter Blak-blakan Soal Isu Pemecatan Petugas yang Diduga Hilangkan Barang Penumpang

KAI Commuter pastikan tidak memecat petugas terkait barang hilang, fokus evaluasi SOP dan keamanan penumpang. Foto: ANTARA/ KAI Commuter.

fin.co.id - Kabar viral soal barang hilang di Commuter Line sempat membuat publik heboh. Banyak netizen mengira petugas KAI Commuter langsung dipecat terkait kasus tersebut. Namun, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.

“KAI Commuter tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan,” jelas Karina saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis, 21 November 2025.

Karina menambahkan, pihaknya perlu melakukan penelusuran lebih dulu untuk memastikan kronologi kejadian secara akurat. Tahap awal ini dilakukan melalui koordinasi dengan mitra yang mengelola petugas ‘front liner’. Langkah ini penting agar penanganan kasus bisa dilakukan secara tepat tanpa mengambil keputusan terburu-buru.

Selain itu, KAI Commuter menegaskan seluruh petugas di lapangan selalu diarahkan untuk menjalankan prosedur standar operasional (SOP) dengan disiplin. Hal ini bertujuan agar kualitas pelayanan kepada penumpang tetap optimal dan kejadian serupa bisa diminimalkan di masa depan. “Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi,” imbuhnya.

Advertisement

Barang Penumpang Jadi Tanggung Jawab Pengguna

KAI Commuter juga mengingatkan bahwa barang pribadi yang tertinggal di dalam Commuter Line adalah tanggung jawab pengguna. Karina menekankan, pengguna harus tetap waspada dan menjaga barang bawaannya. Setiap stasiun memiliki layanan “lost and found” yang bertugas mendata dan menyimpan barang tertinggal. Jika barang tidak diambil dalam waktu tertentu, maka akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut.

“Namun pada prinsipnya, kami tetap mengajak seluruh pengguna Commuter Line untuk memastikan barang bawaannya aman dan tidak tertinggal. Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tutur Karina.

Kronologi Barang Hilang yang Viral di Media Sosial

Kasus ini mencuat setelah unggahan akun Instagram @jabodetabek24info menjadi viral. Dalam unggahan tersebut, seorang penumpang Commuter Line melaporkan bahwa isi tasnya, termasuk sebuah tumbler, hilang. Penumpang ini sempat terkejut karena saat proses serah terima barang hilang, petugas tidak memeriksa isi tas secara menyeluruh.

Akun tersebut menulis bahwa petugas mengaku lalai karena tidak mengecek isi tas. Situasi ini dianggap melanggar SOP. Meski sempat muncul kabar bahwa petugas terancam kehilangan pekerjaan, pihak KAI Commuter menegaskan bahwa pemecatan tidak dilakukan, melainkan evaluasi internal masih berjalan.

Evaluasi Internal Jadi Prioritas KAI Commuter

Kasus ini menjadi momentum bagi KAI Commuter untuk memperkuat prosedur penanganan barang tertinggal. Evaluasi menyeluruh bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Tidak hanya itu, KAI Commuter juga mendorong mitra pengelola petugas untuk menegakkan SOP lebih disiplin.

Dengan langkah ini, KAI Commuter memastikan pelayanan tetap optimal, meski insiden barang hilang sempat memicu kekhawatiran pengguna. Pengawasan ketat dan edukasi terhadap petugas menjadi kunci agar kepercayaan penumpang tidak terganggu. (ANT)

Advertisement
Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID