Sinyal Darurat! Padang Diterjang Banjir Bandang, Jasad Korban Ditemukan Terperangkap Lumpur Tebal

news.fin.co.id - 27/11/2025, 17:17 WIB

Sinyal Darurat! Padang Diterjang Banjir Bandang, Jasad Korban Ditemukan Terperangkap Lumpur Tebal

Jasad korban banjir bandang Lubuk Minturun ditemukan, tim SAR bekerja keras evakuasi di tengah lumpur dan puing sisa banjir. Foto: Istimewa.

fin.co.id - Bencana banjir bandang kembali menelan korban di Kota Padang, Sumatera Barat. Sebuah jasad korban yang diduga terseret arus banjir bandang berhasil ditemukan di kawasan Lubuk Minturun, tepat di tengah operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang terus dijalankan tim gabungan.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat beberapa anggota tim SAR, termasuk personel Brimob dan relawan setempat, berjibaku mengevakuasi jasad yang tertimbun timbunan lumpur tebal dan puing-puing sisa banjir. Proses evakuasi berjalan dengan hati-hati karena korban tertimpa material bangunan dan tanah yang terbawa arus deras.

Para petugas tampak menggunakan tangan dan alat seadanya untuk membersihkan puing-puing, menunjukkan keseriusan mereka dalam menyelamatkan korban yang masih mungkin tersisa. Evakuasi ini bukan hanya menantang secara fisik, tapi juga penuh risiko karena kondisi tanah yang tidak stabil dan sisa material bangunan yang berpotensi membahayakan.

Banjir bandang yang melanda Lubuk Minturun serta beberapa wilayah lain di Padang dipicu oleh curah hujan ekstrem beberapa waktu terakhir. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap, memicu pergerakan tanah, serta menghanyutkan rumah dan material lainnya. Akibatnya, kerusakan parah melanda infrastruktur dan permukiman warga, sementara korban jiwa terus bertambah.

Advertisement

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, termasuk banjir dan tanah longsor, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus digencarkan. Tim SAR fokus memastikan tidak ada korban yang tertinggal atau hilang akibat bencana ini. Di lokasi, kondisi medan yang berat memaksa tim bekerja dengan penuh kehati-hatian, membersihkan lumpur dan reruntuhan secara bertahap untuk menghindari risiko kecelakaan lebih lanjut.

Banjir bandang di Lubuk Minturun menjadi pengingat keras akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir diimbau untuk segera mengevakuasi diri saat peringatan dini dikeluarkan. Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau situasi dan mengerahkan sumber daya untuk penanganan darurat.

Dengan kondisi yang masih berisiko, masyarakat dianjurkan untuk tidak mendekati sungai atau kawasan longsor, terutama saat hujan deras terus mengguyur. Tim SAR dan relawan akan terus bekerja, memastikan keselamatan warga, dan meminimalisir dampak dari bencana susulan yang mungkin terjadi.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID