“Layanan untuk murid tetap aman dan tidak terdampak,” tulis materi presentasi Kemendikdasmen.
3. Pelanggaran oleh Peserta Hingga Pengawas
Masalah ketiga yang menjadi sorotan adalah pelanggaran yang dilakukan peserta tes, pengawas, hingga teknisi.
Mu’ti tidak merinci bentuk pelanggaran yang terjadi, tetapi menegaskan bahwa Kemendikdasmen tidak menoleransi kecurangan dalam bentuk apa pun.
“Pelaksanaan tahun ini tidak terlepas dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh peserta tes maupun pengawas atau teknisi,” ujarnya.
Ia memastikan semua pelanggar akan diberikan sanksi tegas demi menjaga integritas TKA.
4. Keluhan Soal Terlalu Sulitnya Soal TKA
Kendala berikutnya datang dari internal peserta. Banyak siswa menganggap soal TKA terlalu sulit dan belum diajarkan di sekolah. Hal ini menimbulkan tekanan dan kebingungan bagi peserta tes, terutama di daerah-daerah yang keterbatasan fasilitas belajarnya masih tinggi.
5. Minimnya Simulasi TKA, 75,78% Sekolah Tidak Melaksanakan Latihan
Meski bukan bagian dari empat masalah utama, Kemendikdasmen mencatat temuan penting lain: sebagian besar sekolah belum mengadakan simulasi TKA.
Data menunjukkan:
-
75,78% sekolah tidak melakukan simulasi TKA mandiri
-
Akibatnya, banyak murid kesulitan menggunakan perangkat komputer saat hari H
Ini menjadi salah satu penyebab munculnya keluhan mengenai kesulitan teknis saat pengerjaan tes.
TKA Perlu Banyak Perbaikan
Mu’ti mengakui bahwa pelaksanaan TKA tahun ini masih menyisakan banyak kekurangan.