Israel Mulai Lakukan Penghancuran Kamp Pengungsian Massal di Gaza

news.fin.co.id - 28/11/2025, 11:03 WIB

Israel Mulai Lakukan Penghancuran Kamp Pengungsian Massal di Gaza

Kondisi Gaza saat dihancurkan Israel. (Antara/Anadolu)

fin.co.id -  Operasi militer Zionis Israel yang disebut 'Iron Wall' ternyata masih berlanjut. Bahkan, setelah lebih dari sepuluh bulan operasi diluncurkan, penghancuran sistematis di Tepi Barat terus terjadi.

Direktur UNRWA untuk Wilayah Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur, Roland Friedrich, mengungkapkan kondisi memprihatinkan ini.

Ia menyatakan bahwa kamp-kamp pengungsi utama kini sudah seperti kota hantu.

"Kamp Jenin, Tulkarm, dan Nur Shams sepenuhnya telah dikosongkan oleh pasukan keamanan Israel, dengan sekitar 32.000 warga terpaksa masih berada di pengungsian."

Advertisement

Melalui platform X (sebelumnya Twitter), Roland menambahkan bahwa pasukan keamanan Israel masih gencar melakukan pembongkaran dengan alasan "tujuan militer", bahkan di kamp yang dulunya sangat ramai.

"Pekan ini muncul lagi perintah pembongkaran untuk menggusur 12 bangunan di Kamp Jenin, dengan 11 bangunan lainnya akan dihancurkan sebagian. Eksekusi ini akan dimulai pada 28 November, menjadi episode terbaru dari upaya berkelanjutan untuk merekayasa ulang topografi kamp pengungsi di wilayah utara Tepi Barat," ungkap Roland.

Menurutnya, aksi penghancuran sistematis ini jelas melanggar hukum internasional dan hanya akan memperkuat cengkeraman pasukan Israel atas kamp-kamp dalam jangka panjang.

Roland Friedrich mendesak tindakan sebaliknya: "Kamp-kamp ini harus dibangun kembali—bukan dihancurkan lagi—dan warga harus diizinkan pulang untuk memulihkan kehidupan mereka. Mereka tidak boleh terjebak untuk terus mengungsi."

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID