BNPB: 442 Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, 402 Hilang

news.fin.co.id - 01/12/2025, 12:50 WIB

BNPB: 442 Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, 402 Hilang

BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatera tembus 442 jiwa.

Operasi udara dari Lanud SIM dan Kualanamu terus berlangsung, sementara Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dijalankan untuk mengurangi intensitas hujan, menggunakan pesawat Cessna Caravan.

Sumatera Barat: 129 Tewas, 118 Hilang

Di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal mencapai 129 orang, dengan 118 orang hilang dan 16 luka-luka. Korban tersebar di Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman dan Pasaman Barat, Solok, Kota Solok, hingga Pesisir Selatan.

Advertisement

Pengungsi mencapai 11.820 KK atau 77.918 jiwa, dengan jumlah terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Banyak ruas jalan utama terputus, seperti Koto Mambang–Balingka, Pasar Baru–Alahan Panjang, Panti–Simpang IV, serta jalur nasional Padang Panjang–Sicincin. Namun upaya pembersihan terus dilakukan agar bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak.

Bantuan logistik sudah mulai masuk ke sejumlah lokasi, sementara 120 ton logistik tahap kedua sedang dikirimkan melalui jalur darat.

Presiden juga mengirim bantuan berupa perangkat Starlink, genset, tenda, LCR, dan ribuan dus makanan instan.

BNPB mengerahkan pesawat Caravan 208B dan helikopter Bell 505 untuk mendukung distribusi logistik ke daerah yang masih sulit dijangkau.

Upaya Penanganan Terus Diperkuat

"BNPB bersama TNI/Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, dan mitra internasional terus bekerja maksimal untuk mempercepat pencarian korban, pembukaan akses, pemulihan layanan vital, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Update perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala," pungkas Suharyanto.

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID