Nasional . 02/12/2025, 12:46 WIB

Agam Krisis Logistik dan Alat Berat, Evakuasi Korban Terancam Lambat

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

Kelompok rentan seperti ibu dan anak membutuhkan perhatian khusus. BPBD Agam menegaskan masih kekurangan:

  • Perlengkapan bayi
  • Popok
  • Kebutuhan wanita

Dengan tingginya tingkat stres, ketidakpastian rumah, hingga kondisi posko yang padat, banyak keluarga membutuhkan dukungan ekstra agar anak-anak tetap aman dan sehat.

Psikososial & Trauma Healing: Kebutuhan Mendesak

Selain kebutuhan fisik, dukungan mental untuk para penyintas juga penting. Kegiatan trauma healing untuk anak, ruang ramah anak, konseling keluarga, hingga tenaga pendamping psikososial masih sangat minim.

Tanpa pendampingan yang memadai, risiko trauma jangka panjang bisa meningkat—terutama bagi anak yang kehilangan anggota keluarga atau menyaksikan langsung bencana.

Skala Bencana Meningkat, Agam Butuh Dukungan Lebih Besar

Curah hujan ekstrem yang memicu rangkaian bencana ini meninggalkan dampak besar. Laporan BPBD Agam mencatat:

  • 130 warga meninggal dunia
  • 71 orang masih hilang
  • 6.300 warga mengungsi
  • 25 orang masih menjalani perawatan

Angka-angka ini mencerminkan betapa besar tekanan yang sedang dihadapi Kabupaten Agam. Tanpa tambahan logistik, peralatan evakuasi, dan bantuan dari berbagai pihak, upaya penanganan dikhawatirkan melambat dan memperburuk kondisi warga. (ANTARA)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com